Kompas.com - 27/11/2015, 10:52 WIB
Rumah yang dihuni oleh Ajijul, pasien terakhir yang dibantu proses melahirkan oleh Bidan Anik yang terletak di Dusun Betung, Desa Tembawan Bale, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (26/11/2015) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANRumah yang dihuni oleh Ajijul, pasien terakhir yang dibantu proses melahirkan oleh Bidan Anik yang terletak di Dusun Betung, Desa Tembawan Bale, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (26/11/2015)
|
EditorCaroline Damanik
LANDAK, KOMPAS.com — Suasana duka masih menyelimuti rekan kerja Anik Indah Setya, bidan yang meninggal dalam kondisi hamil delapan bulan, di Puskemas Simpang Tiga, Kecamatan Banyuke Hulu, Kabupaten Landak, Kamis (26/11/2015).

Anik, sapaan akrabnya, meninggal dunia seusai membantu proses melahirkan dua pasien.

Yohanet, rekan kerjanya di puskesmas, menuturkan, sebelum peristiwa tersebut, Anik sempat meminta izin untuk tidak masuk kerja pada Kamis (19/11/2015).

"Terakhir dia masuk pada Rabu (18/11/2015), dia minta izin untuk tidak masuk kerja pada hari Kamis besoknya. Katanya mau jaga anak di rumah karena suaminya sedang ada kegiatan," kata Yohanet.

Meski tidak masuk kerja pada Kamis, pada sore harinya, Anik memenuhi panggilan salah satu pasiennya yang tinggal di Dusun Betung, Desa Tembawang Bale, untuk membantu proses melahirkan.

Anik pun menyanggupi permintaan tersebut meski dalam kondisi tengah hamil. Sempat dilarang sang suami karena kondisi sedang hamil tua, Anik tetap berangkat karena merasa terpanggil untuk menolong persalinan pasien tersebut.

Dengan diantar suami menggunakan mobil pribadi, Anik datang ke rumah pasien tersebut. Proses melahirkan berlangsung hingga sekitar pukul 19.00 WIB. Tak berselang lama, datang lagi panggilan untuk membantu proses melahirkan di dusun yang sama.

Walau dalam kondisi yang saat itu sedang lelah seusai menolong persalinan pasien sebelumnya, bidan Anik pun kembali menyanggupi panggilan tersebut. Sekitar pukul 20.00 WIB, Anik diantar suami dan anaknya menuju rumah pasien yang kedua.

Proses melahirkan berlangsung hingga pukul 00.30 WIB, Jumat (20/11) dini hari. Kemudian, Anik pulang ke rumah yang ditempati bersama suami dan anaknya di Kompleks Polsek Menyuke, tempat suaminya bertugas sebagai polisi.

Namun, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, Anik merasakan sakit yang kuat di perutnya. Tak lama kemudian, sang suami pun kemudian berinisiatif untuk membawa istrinya tersebut ke rumah sakit di Pontianak yang jarak tempuhnya sekitar empat jam perjalanan dari rumahnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X