Kompas.com - 27/11/2015, 10:08 WIB
Rekan kerja bidan Anik Setya Indah menunjukkan foto kenangan bersama almarhum saat ditemui di Puskesmas Simpang Tiga, Kecamatan Banyuke Hulu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (26/11/2015) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANRekan kerja bidan Anik Setya Indah menunjukkan foto kenangan bersama almarhum saat ditemui di Puskesmas Simpang Tiga, Kecamatan Banyuke Hulu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (26/11/2015)
|
EditorCaroline Damanik
LANDAK, KOMPAS.com — Berita meninggalnya Anik Setya Indah, bidan yang meninggal dalam kondisi hamil delapan bulan setelah menolong proses kelahiran dua orang pasien sekaligus, menuai simpati netizen.

Anik, begitu dia disapa, meninggal pada hari Jumat (20/11/2015) sekitar pukul 17.50 di RSUD Landak, Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, sekitar 200 kilometer dari Pontianak.

Dia tinggal bersama suaminya di Kompleks Polsek Menyuke yang terletak di Darit, ibu kota Kecamatan Menyuke, sekitar 20 kilometer dari tempatnya bertugas.

Sebelum meninggal, Anik bertugas di Puskesmas Simpang Tiga, Kecamatan Banyuke Hulu, Kabupaten Landak, sejak 1 Januari 2011 sesuai dengan SK penempatan pegawai negeri sipil. Lokasi tempat dia bertugas tidak seperti pedalaman Kalimantan yang diberitakan sebagai medan yang sulit.

Puskesmasnya persis berada di jalur sutera, terletak di pertigaan jalan utama menuju Kabupaten Bengkayang dari arah Pontianak dan jalur pintas menuju Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak.

Jalan yang melintasi jalur tersebut dilapisi aspal mulus dengan rute berliku dan naik turun bukit, tetapi secara umum tak seperti yang digambarkan dalam foto yang diunggah dalam media sosial tersebut.

Walau puskesmasnya berada di pinggir jalan yang mulus, sekali dalam sebulan, biasanya Anik turut ditugaskan ke Polindes yang berada di dusun yang jauh dari puskesmas. Jalur menuju Polindes tersebut memang dalam kondisi yang belum dilapisi aspal sehingga medan terasa berat jika dilewati pada musim hujan seperti pada foto yang diunggah di media sosial.

Sejak Anik diketahui sedang hamil oleh rekan kerjanya, sejak itu pula Anik tidak lagi mendapat penugasan ke Polindes yang jaraknya jauh.

Untuk meluruskan pemberitaan yang mengabarkan jika Anik meninggal di pedalaman Kalimantan Barat, Yohanet, rekan kerjanya di puskesmas, mengklarifikasi foto Anik yang beredar di media sosial. (Baca juga: Seorang Bidan Meninggal dalam Kondisi Hamil Saat Bertugas di Pedalaman Kalbar)

"Foto itu saat Anik ditugaskan untuk berkunjung ke Polindes yang berada di Dusun Sinto, Desa Padang Pio. Jalan ke sana memang kurang bagus, apalagi musim hujan. Itu foto lama, diambil saat Anik belum hamil," kata Yohanet saat ditemui di Puskesmas Simpang Tiga, Kamis (26/11/2015).

"Hanya sebulan sekali dan bergiliran. Semenjak hamil, dia ndak ditugaskan di sana, digantikan sama temannya. Kadang diganti sama Hesti, kadang sama Yuli," ujarnya.

Kepergian Anik meninggalkan duka mendalam bagi rekan kerja maupun orang yang mengenalnya. Sosok Anik dikenal sebagai pribadi yang suka menolong, rajin, ulet, dan selalu datang jika dimintai pertolongan.

Sebelum meninggal, sehari sebelumnya, Anik sempat menolong proses melahirkan dua orang pasien sekaligus dengan waktu berbeda. Lokasi kedua pasiennya tersebut terletak di Dusun Betung, Desa Tembawang Bale, sekitar 10 kilometer dari tempat tinggalnya menuju puskesmas tempatnya bekerja.

Almarhum dimakamkan ditempat asalnya di Semarang, Jawa Tengah, sedangkan bayi dalam kandungan yang sudah terlebih dahulu meninggal dimakamkan di Kabupaten Landak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X