Kompas.com - 25/11/2015, 15:22 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

Dalam tes yang digelar pada 22 Agustus 2015 itu, dia dinyatakan lolos bersama tiga guru lainnya.

"Dari 40, hanya empat yang lolos. Tiga orang langsung diangkat menjadi kepala sekolah, termasuk saya," tandas dia.

Pada 9 September 2015, Etyk Nurhayati dilantik secara resmi menjadi kepala sekolah pada usianya ke-35 tahun.

"Kepala sekolah termuda dan saya ditempatkan di MTs Negeri Piyungan Bantul ini," ujar dia.

Diakuinya, secara psikologis memang tidak mudah memimpin satu sekolah yang usia guru-gurunya jauh lebih tua. Namun, baginya, itu merupakan tantangan dan harus dihadapi.

"Saya mengutamakan kebersamaan dan kekeluargaan. Kalau sudah namanya keluarga pasti akan saling bantu dan komunikasi terjalin dengan baik," tegas dia.

Dalam mengajar, Etyk Nurhayati mempunyai metode tersendiri, yakni mengajar dengan hati bukan dengan lidah. Mengajar dengan hati menciptakan situasi agar siswa bisa nyaman dan senang.

Ketika siswa merasa nyaman dan senang, maka pelajaran sesulit apa pun akan mudah diterima. "Tidak ada siswa yang bodoh yang ada adalah siswa yang tidak punya kesempatan diajar oleh guru yang kreatif dengan metode yang tepat," kata Etyk.

Buka les gratis
Selain mengajar di sekolah, Etyk juga membuka les gratis untuk anak-anak di lingkungan rumahnya Jalan Cebongan, Ketingan, Sleman. "Saya memang membuka les gratis untuk anak-anak di rumah," ujar dia.

Ide membuka les gratis ini berawal dari keinginannya membantu anak-anak di kampungnya dalam hal belajar.

Meski dia adalah guru Matematika, dia tetap menerima ketika ada anak yang kesulitan dalam pelajaran Bahasa Inggris maupun Bahasa Indonesia.

"Saya ingin berbuat sesuatu untuk kampung. Yang saya punya hanya ilmu, ya sudah buka les gratis," tegasnya.

Namun, seusai menjabat sebagai kepala sekolah, untuk sementara les vakum. Pasalnya, ia sampai sore di sekolah untuk memberikan pelajaran tambahan. "Mungkin kalau sudah ada waktu lagi, saya akan lanjutkan lagi," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.