Takut Tsunami, Ribuan Warga Halmahera Barat Mengungsi

Kompas.com - 21/11/2015, 18:32 WIB
Sebaran gempa tektonik di Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Malutu Utara, Rabu (18/11/2015) KOMPAS.com/YAMIN ABD HASANSebaran gempa tektonik di Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Malutu Utara, Rabu (18/11/2015)
|
EditorFarid Assifa
TERNATE, KOMPAS.com - Mengantisipasi akibat gempa bumi susulan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, membangun 16 titik posko pengungsian.

Sekretaris daerah Pemkab Halmahera Barat Abjan Sofyan kepada Kompas.com, Sabtu (21/11/2015) mengatakan, sebanyak 16 posko dibangun di beberapa desa yang warganya khawatir datangnya gelombang tsunami. Desa dimaksud di antaranya Desa Bobanaeha, Payo, Galala dan Tuada.

“Tadi sudah kami salurkan bantuan logistik berupa tenda yang merupakan bantuan dari Pemda Provinsi Malut. Warga yang mengungsi di tenda tadi sekitar 2.000-an orang, tapi mereka ini adalah yang takut karena isu gelombang tsunami,” kata sekda.

Isu gelombang tsunami, kata sekda, beredar melalui SMS, sehingga banyak warga yang ketakutan dan memilih mengungsi.

“Masalah tsunami ini sudah kita sampaikan, termasuk dari BMKG sendiri yang ke Halmahera Barat bahwa ini hanya isu sehingga warga tidak perlu panik karena ini gempa tektonik yang pusatnya di darat,” ujar sekda.

Untuk kerusakan rumah dan bangunan kantor pemerintah yang rusak akibat gempa saat ini masih didata jumlahnya, mulai kategori ringan, sedang dan berat.

“Ada ratusan rumah dan bangunan yang rusak, saat ini masih didata berapa rusak kategori ringan, sedang dan berat,” ujar sekda lagi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
Pesona Mata Biru dari Siompu

Pesona Mata Biru dari Siompu

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X