Kompas.com - 19/11/2015, 19:16 WIB
Sejumlah pebisnis kopi dari Eropa sedang berdiskusi tentang kopi Gayo bersama Bupati Aceh Tengah Ir H Nasaruddin MM. Kedatangan mereka ke Dataran Tinggi Gayo, Aceh, untuk menjajaki peluang ekspor kopi Gayo ke negara-negara Eropa. KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIASejumlah pebisnis kopi dari Eropa sedang berdiskusi tentang kopi Gayo bersama Bupati Aceh Tengah Ir H Nasaruddin MM. Kedatangan mereka ke Dataran Tinggi Gayo, Aceh, untuk menjajaki peluang ekspor kopi Gayo ke negara-negara Eropa.
|
EditorGlori K. Wadrianto
TAKENGON, KOMPAS.com  - Kopi telah menjadi salah satu ikon komoditas unggulan di Aceh Tengah.

Daerah ini juga memiliki potensi agrowisata yang menggiurkan, sehingga nama Aceh Tengah menjadi salah satu Kabupaten di Dataran Tinggi Gayo yang semakin terkenal di Indonesia, maupun mancanegara.

Seorang peserta Specialty Coffee Association of Europe (SCAE) Magda Katsura asal Italia mengatakan, apabila semua potensi agrowisata yang dimiliki Aceh Tengah ditingkatkan, maka daerah penghasil kopi arabika itu akan menjadi salah satu daerah kunjungan wisata yang sangat diperhitungkan.

"Lihat di sekeliling, hamparan kopi di mana-mana, bahkan hanya beberapa kilometer dari pusat kota. Tidak semua daerah punya potensi seperti ini," ujar Magda, Rabu kemarin.

Magda Katsura menyampaikan itu saat mengunjungi kebun kopi milik Belang Gele, kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

Dia beranggapan kondisi jalan sudah memadai, demikian dengan jaringan listrik. Bahkan sebagian wilayah di dataran tinggi ini sudah memiliki akses internet 3G.

"Perlu sedikit polesan, misalnya jalan yang lebih bagus sehingga dapat diakses oleh siapa saja," kata dia lagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pebisnis kopi asal kota Roma itu juga mengatakan, meski Aceh Tengah telah memiliki kawasan wisata utama berupa Danau Laut Tawar, namun objek wisata kopi rakyat jauh lebih menjanjikan.

"Setiap orang hanya butuh bangunan untuk penginapan di tengah (kebun) kopi, lengkap dengan segala fasilitas termasuk Wifi," papar dia.

"Konsepnya harus disusun sedemikian rupa, dikemas dengan strategi marketing yang baik," kata dia lagi.

Agrowisata, kata lanjut Magda, identik dengan aktivitas yang menyatu dengan alam. "Bagaimana kemudian wisatawan dapat melihat kopi terbaik di dunia tumbuh dan dilelola oleh para petani di sini," ujar dia.

Magda adalah pebisnis kopi yang bergabung bersama belasan anggota SCAE yang sedang menjajaki kopi Gayo di Aceh Tengah dan Bener Meriah untuk dieskpor ke negara-negara Eropa.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.