Kompas.com - 17/11/2015, 20:49 WIB
Sidang perkara izin amdal pabrik semen di PTUN Semarang, Selasa (17/11/2015) Kompas.com/Nazar NurdinSidang perkara izin amdal pabrik semen di PTUN Semarang, Selasa (17/11/2015)
|
EditorErvan Hardoko

SEMARANG, KOMPAS.com – Keputusan hakim PTUN Semarang yang memenangkan gugatan warga Kabupaten Pati terkait izin pertambangan pabrik semen dalam sidang Selasa (17/11/2015) dinilai tidak tepat.

Hakim dinilai tidak membaca selusuh isi dari dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) yang digugat warga itu.

“Majelis secara tidak secara cermat membaca Amdal. Seharusnya, 67 persen yang ada di Amdal itu tidak mewakili masyarakat, karena itu hanya permulaan,” ujar salah seorang kuasa hukum tergugat, Gita Paulina.

Menurut dia, ketidakcermatan hakim melihat sampel yang dijelaskan dalam Amdal. Bahkan, presentasi warga yang tidak setuju juga ditampung, dalam dokumen Amdal, maupun dalam dokumen lainnya.

“Jumlah 67 persen, itu cuma responden dari lima persen populasi. Jadi tidak menggambarkan masyarakat,” kata dia.

Kuasa hukum lain tergugat, Florianus Sangsun menilai pertimbangan hakim tidak tepat, baik dalam pokok eksepsi perkara maupun pokok perkara.

Menurut dia, pertimbangan yang dipakai tidak didasarkan pada alat bukti di persidangan, baik tertulis, saksi fakta maupun saksi ahli.

“Kami tergugat intervensi akan mengajukan banding. Kami merasa dasar yang digunakan di bawah undang-undang, yakni Surat Edaran Mahkamah Agung,” kata dia.

“Izin lingkungan yang dilengkapi dengan Amdal itu tidak berwenang diadili di PTUN. Kalau tidak ada amdalnya itu baru boleh, aturannya seperti itu,” tambah Florianus.

Selain itu, keterlibatan masyarakat sudah jelas, meski sebagian kecil warga yang menolak ikut dalam Amdal.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.