Perkosa Pacar, Remaja 16 Tahun Ajak Teman-temannya

Kompas.com - 17/11/2015, 13:24 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.
|
EditorCaroline Damanik
POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Setelah sempat melarikan diri ke tengah hutan usai memperkosa gadis di bawah umur beramai-ramai, tiga dari tujuh tersangka dibekuk Satuan Reskrim Polres Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Selasa (17/11/2015).

Ketiga tersangka ditangkap setelah kelaparan dan kekurangan logistik makanan di tengah hutan hingga keluar kembali ke kampung halamannya.

Para pelaku yang masih berusia 16 tahun ini langsung diperiksa intensif di Ruang PPA Polres Polewali Mandar.

Saat diperiksa, Rudi, Ilham dan Andri mengaku telah melakukan pemerkosaan di empat lokasi yang berbeda dalam semalam di Polewali Mandar, Rabu pekan lalu.

Salah satu lokasi perkosaan dilakukan tersangka di Kantor Balai Penelitian Kantor Dinas Pertanian Polewali Mandar. Hingga kini, empat tersangka lainnya masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Pemerkosaan ini sendiri terjadi di Desa Alu. Peristiwa bermula saat tersangka Rudi memaksa korban yang adalah pacarnya tersebut melayani hasrat seksualnya di pinggir sungai saat keduanya menonton pertunjukan organ tunggal di sebuah pesta pernikahan di desa mereka.

Rudi diduga sudah merencanakan perkosaan secara bergilir ini karena mengajak enam temannya untuk ikut melakukan pemerkosaan.

“Saya cuma satu kali Pak. Lokasi perkosaannya di empat tempat, termasuk di kantor dinas pertanian,” tutur Rudi.

“Saya lakukan di kantor dinas pertanian, Pak. Saya lari ke hutan karena takut ditangkap polisi,” ujar Ilham, tersangka lainnya.

Kasatreskrim Polres Polewali Mandar AKP Jeifson Sitorus mengatakan ketiga dari tujuh pelaku perkosaan yang ditangkap polisi mengaku perbuatannya. Hanya saja empat pelaku lainnya hingag kini masih dalam pengejaran polisi.

“Ketiga pelaku yang kita tangkap setelah kelaparan saat melarikan diri ke hutan. Karena kehabisan logistik akhirnya keluar kampung hingga ditangkap polisi,” ujar Jeifson.

Akibat pemerkosaan tersebut, korban mengalami trauma berat dan hingga kini korban menolak untuk ditemui siapa pun.

Polisi masih mengejar empat tersangka lain yang diduga melarikan diri keluar Kota Polewali Mandar. Ketiga tersangka yang tertangkap ditahan di Mapolres Polewali Mandar dan dijerat pasal tentang UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman lima belas tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Regional
Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Regional
Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Regional
Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Regional
Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Regional
Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Regional
Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Regional
Aksi Pelajar yang 'Prank' Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Aksi Pelajar yang "Prank" Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Regional
Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Regional
Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali 'Narik'

Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali "Narik"

Regional
Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Regional
Pemutaran Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Pemutaran Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Regional
Bencana Angin Kencang di Bojonegoro Meluas, 1.445 Rumah Warga Rusak

Bencana Angin Kencang di Bojonegoro Meluas, 1.445 Rumah Warga Rusak

Regional
Risma Ingin Sirkuit Bung Tomo Digelar Kejuaraan Balap Internasional

Risma Ingin Sirkuit Bung Tomo Digelar Kejuaraan Balap Internasional

Regional
Satu Penumpang yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali Ditangkap

Satu Penumpang yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X