Kompas.com - 16/11/2015, 15:06 WIB
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menunjukkan miniatur contoh cable car yang akan dipasang di Kota Bandung. Cable car dari Austria ini memiliki kapasitas 36 orang. KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaWali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menunjukkan miniatur contoh cable car yang akan dipasang di Kota Bandung. Cable car dari Austria ini memiliki kapasitas 36 orang.
|
EditorCaroline Damanik
BANDUNG, KOMPAS.com — Lantaran tak tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), proyek purwarupa cable car di Bandung terancam batal.

Padahal, proyek itu diharapkan menjadi fondasi utama kemajuan transportasi massal di Kota Kembang.

Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Entang Surahman mengatakan, rute pertama, yaitu Gelapnyawang-Cihampelas, sepanjang 840 meter itu tak masuk dalam RDTR.

"Setiap pembangunan harus ada di RDTR," kata Entang di ruang kerjanya, Senin (16/11/2015).

Meski hanya sebatas prototipe, lanjut dia, Pemkot Bandung mesti mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan.

"Kuncinya sebenarnya RDTR. Tidak mungkin Kemenhub memberikan rekomendasi kalau tidak ada di RDTR," katanya.

Oleh karena itu, dia berharap agar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tak ngotot melakukan groundbreaking. (Baca juga: Awal November, Purwarupa "Cable Car" di Bandung Mulai Dibangun).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau tetap di-launching, berarti ada pelanggaran perda. Kalau seorang pimpinan melanggar perda, pasti ada aturan main," ucapnya.

Menurut dia, dari hasil evaluasi RDTR Gubernur Jawa Barat pada 2015, hanya ada tiga koridor cable car.

"Koridor 1 sepanjang 12,79 kilometer akan menempuh rute Pasar Lembang-Kampung Gajah-Terminal Ledeng-Paris van Java, Cihampelas Walk-Kebon Kawung," ujarnya.

Sementara itu, Koridor 2 sepanjang 13,75 kilometer meliputi rute Terminal Ledeng-Punclut-Terminal Dago-Simpang Dago-PDAM-Balai Kota-Kebon Kawung-Pasar Baru-Asia Afrika-Terminal Leuwipanjang.

"Koridor 3 sepanjang 13,78 kilometer akan menempuh rute Bandara Husein Sastranegara- Pasteur-Cihampelas Walk-PDAM-Itenas-Terminal Cicaheum hingga ke Ujungberung," tuturnya. (Baca juga: Inilah "Cable Car", Transportasi Masa Depan Kota Bandung)  

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung berencana melakukan peletakan batu pertama pembangunan cable car pada November 2015. Proyek senilai 8 juta euro itu bakal dikerjakan oleh PT Aditya Dharmaputra Persada Development dibantu perusahaan asal Austria.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.