Kompas.com - 10/11/2015, 18:07 WIB
Ketiga tersangka beserta barang bukti sabu sebanyak satu kilogram saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolresta Pontianak (10/11/2015) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANKetiga tersangka beserta barang bukti sabu sebanyak satu kilogram saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolresta Pontianak (10/11/2015)
|
EditorGlori K. Wadrianto
PONTIANAK, KOMPAS.com — Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polresta Pontianak membekuk Mariana (40) karena kedapatan membawa sabu seberat satu kilogram, Senin (9/11/2015).

Mariana ditangkap di Jalan Gaya Baru, Gang Keraton, Kelurahan Kampung Dalam Bugis, Pontianak Timur.

Kepala Polresta Pontianak Kombes Tubagus Ade Hidayat mengungkapkan, tersangka dibekuk setelah melalui proses penyelidikan yang lama.

Berdasarkan hasil interogasi, awalnya, narkoba tersebut dipesan oleh Mansyur (41) kepada Mat Juhri (42) yang merupakan suami Mariana.

Kemudian, Mansyur datang ke rumah Mat Juhri di Jalan Tanjung Hilir Gang Keluarga, Pontianak Timur.

Dari rumah Mat Juhri, Mansyur kemudian pergi bersama Mariana menuju tempat kejadian perkara dengan membawa serta barang bukti yang dibawa menggunakan tas berwarna merah.

"Mariana ditangkap bersama Mansyur di TKP. Saat menggeledah rumah tersebut, anggota menemukan sabu sebanyak kurang lebih satu kilogram yang dikemas dalam 10 bungkus plastik kecil," kata Tubagus, Selasa (10/11/2015).

Usai melakukan penggeledahan di TKP, polisi kemudian langsung menuju rumah Mat Juhri dan menggeledah rumah tersebut. Dalam penggeledahan, polisi tidak menemukan barang bukti lainnya.

"Setelah digeledah, di rumah tersebut tidak ditemukan barang bukti yang lain. Tetapi, anggota menemukan enam butir peluru pistol jenis revolver dan satu butir peluru jenis senjata laras panjang," kata Tubagus.

Polisi terus mengembangkan dan menyelidiki jaringan yang diduga merupakan sindikat internasional.

"Ada kemungkinan barang ini dari luar karena wilayah kita ini tidak jauh dari perbatasan," kata dia.

Sementara itu, Mariana mengaku jika baru satu kali mengantarkan barang tersebut. "Baru kali ini saya bawa," kata Mariana.

Ketiga tersangka saat ini masih mendekam di sel tahanan Polresta Pontianak untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Ketiganya terancam hukuman 20 tahun penjara.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.