Kompas.com - 08/11/2015, 13:36 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri
PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Sebanyak 165 honorer K2 yang telah lulus tes tengah galau. Sudah dua tahun mereka tak kunjung diangkat menjadi PNS.

Mengadu kepada Badan Kepegawaian Daerah dan DPRD Kabupaten Probolinggo mereka tidak mendapat jawaban memuaskan.

Mereka pun mengadukan nasibnya kepada anggota DPR RI Malik Haramain dan Misbakhun.

"Kami sudah ke BKD, disuruh sabar. Kami juga pernah ke DPRD agar digelar hearing dengan BKD, tapi sampai sekarang hearing belum dilakukan. Kami hanya ingin memperjuangkan hak kami," kata seorang guru, yang ditunjuk menjadi juru bicara honorer K2, Minggu (8/11/2015).

Guru tersebut lalu menceritakan kronologi mulai mereka lulus tes, hingga langkah-langkah yang ditempuh hingga kini.

Menurut dia, di Jatim hanya dua daerah yang nasib honorer K2-nya belum jelas, yakni di Kabupaten Probolinggo dan Ngawi.

Menanggapi hal itu, Malik berjanji akan mendorong pihak terkait agar hak mereka diproses. Fraksi Kebangkitan Bangsa DPRD juga akan digerakkan untuk memfasilitasi kepentingan K2.

"Kita koordinasikan juga dengan Ombudsman Republik Indonesia, karena tugasnya memang memantau pelayanan publik. Ini memang hak kalian, dan kita coba bantu," ujar Malik.

Misbakhun menimpali, akan berupaya membantu para K2 di level pusat, khususnya dengan cara melobi Kementerian PAN-RB agar 165 K2 diangkat sebagai PNS.

Namun, masalah utamanya harus dicari dulu mengapa mereka tak kunjung diproses hingga nasibnya tak jelas selama dua tahun, padahal sudah lulus tes.

"Masalah ini juga memerlukan bantuan DPRD Kabupaten Probolinggo, supaya masalah ini cepat clear," ucapnya.

Atas persoalan di atas, melalui situs website milik Pemkab Probolinggo, Bupati Tantri meminta pada honorer K2 yang sudah lolos untuk terus bersabar. Karena sampai saat ini, untuk K2 masih dicarikan solusi.

Tantri mengatakan, tidak hanya honorer K2 yang lolos yang menunggu kabar kelanjutannya, tapi Pemkab Probolinggo juga masih menunggu informasi yang jelas dari Kementerianpan dan Reformasi Birokrasi.

“Kami juga sedang menunggu, tapi kemarin rilis dari Menpan RB, hitam diatas putih kami belum menerima. Apa yang disampaikan Pak Menteri kemarin juga belum jelas maksudnya apa, pembatalan itu? Apakah itu dibatalkan ataukah dipending. Jadi menunggu dan tentunya posisi pemerintah daerah harus manut kepada kementerian,” katanya.

Menurut Bupati Tantri, rilis dari Menpan-RB menyebutkan, salah satu yang menjadi masalah saat ini adalah persoalan anggaran pengangkatan honorer K2 serta penggajiannya nanti apabila dilakukan pengangkatan tidak teralokasi pada APBN 2016.

“Imbauan saya kepada orang yang sudah lolos dan masuk dalam daftar ya bersabar dan tetap tenang. Insya Allah nanti akan dicarikan jalan keluarnya oleh Presiden,” ujarnya.

Di Kabupaten Probolinggo, ada 600 lebih honorer K2. Mereka mengikuti tes CPNS dari jalur K2 pada November 2013 lalu.

Saat diverifikasi, lima orang dicoret karena menjadi honorer setelah tahun 2005. Sementara yang lolos verifikasi ikut tes CPNS.

Hasilnya, 168 pegawai lolos. Namun, dua orang mengundurkan diri dan satu orang meninggal dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Regional
Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Regional
Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Regional
Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Regional
36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Regional
Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Regional
Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Regional
Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.