Kompas.com - 05/11/2015, 13:49 WIB
|
EditorCaroline Damanik
PANGKAJENE KEPULAUAN, KOMPAS.com - Aparat Polres Kepulauan Pangkep menangkap penambang terumbu karang (coral) di Perairan Taka Batu Tappampang, tepatnya di antara Pulau Sarappo Caddi dan Sarappo Lompo, Desa Mattiro Langi, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene Kepulauan.

Kepala Polres Pangkep, AKBP M Hidayat, mengatakan, pihaknya berhasil menangkap sebuah perahu jolloro yang sedang menambang terumbu karang (destructive coral) secara ilegal. Dari penangkapan itu, empat orang merusak terumbu karang di dasar lautan.

"Mereka sedang menyelam mengambil batu karang hidup (coral) dengan cara menggunakan alat berupa palu dan betel. Coral batu karang hias tersebut dibetel dan dipatahkan kemudian dibawa ke atas perahu. Sebelum ditangkap nelayan tersebut sudah melakukan kegiatan selama 1 tahun. Setiap melakukan kegiatan, nelayan tersebut mengambil sebanyak 1 gabus dan saat ditangkap mereka mengaku akan menjual ke Kota Makassar," ujar Hidayat.

Keempat tersangka masing-masing berinisial OL (31), ASR (18), RIZ (17) dan IBRA (29) yang kesemuanya warga pulau Barrang Lompo, Kelurahan Ujung Tanah, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar.

"Dari pengakuan keempat tersangka, batu karang tersebut rencananya akan dijual ke Amir (25). Nantinya terumbu karang tersebut akan dijual seharga Rp 2.000 per bijinya. Saat ini barang bukti berupa 23 buah bongkahan batu karang, sebuah kompresor, sebuah perahu motor, sebuah palu dan betel digunakan merusak terumbu karang disita di markas Satuan Polair Polres Pangkep. Sedangkan untuk para tersangka, sudah ditahan di markas Polres Pangkep untuk diproses hukum lebih lanjut," ungkapnya.

Atas perbuatannya, lanjut Hidayat, para tersangka melanggar UU No 27 tahun 2007 tentang pengelolaan darah pesisir pulau-pulau kecil.

"Para tersangka dikenakan pasal 35 tentang penambangan illegal terumbu karang dan mengambil terumbu karang. Pada Bab XVII pasal 73 ancaman hukuman penjaranya maksimal 10 tahun penjara dengan denda Rp 2 Miliar," tegasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.