Mirip Gayus, Seorang Terpidana Korupsi di Makassar Bebas Keluar Masuk Lapas

Kompas.com - 04/11/2015, 23:14 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorErvan Hardoko

MAKASSAR, KOMPAS.com - Mirip ulah Gayus Tambunan, seorang terpidana kasus korupsi kredit fiktif Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah, Muhammad Jusmin Dawi bebas keluar masuk Lapas Kelas I Makassar.

Sejak Oktober lalu, Jusmin Dawi kedapatan keluar masuk Lapas Kelas 1 Makassar. Jusmin diberi keleluasaan berkegiatan di luar tembok lapas.

Bahkan, Jusmin dikabarkan mendapat fasilitas khusus di dalam selnya di blok H2, kamar 7 lantai dua, sel Tipikor, Lapas Kelas 1 Makassar.

Terkait bebasnya Jusmin Dawi keluar masuk lapas, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Rachmat Prio Surardjo mengaku telah membentuk tim untuk menyelidiki masalah ini.

Dia pun membenarkan masalah tersebut dan tidak mendapat laporan dari pihak lapas.

"Kalapas, semua kepala bidang dan anggota tim pengamat permasyarakatan (TPP) akan diperiksa. Yang jelas ada belasan pejabat di Lapas Klas 1 Makassar akan diperiksa," kata Rachmat dalam jumpa pers di Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan, Rabu (4/11/2015).

"Temuan sementara, narapidana Jusmin terbukti melanggar prosedur. Selain itu saya tidak pernah mendapat laporan program asimilasi dari lapas terkait Jusmin," tambah Rachmat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, lanjut Rachmat, bebasnya Jusmin Dawi terbukti tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 21 tahun 2013 tentang asimilasi.

"Belum waktunya dan tidak sesuai prosedur. Pejabat Lapas harus bertanggung jawab. Apalagi program asimilsasi harus persetujuan Dirjen, Kanwil dan saya tidak pernah mendapat laporan program asimilasi," ungkapnya.

Rachmat menambahkan, telah melaporkan kejadian tersebut ke Kemkopolhukam untuk dilakukan evaluasi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Geledah Ruang Kerja Anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim

KPK Geledah Ruang Kerja Anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim

Regional
Banjir di Cilegon, 6 Kecamatan dan 1.700 KK Terdampak

Banjir di Cilegon, 6 Kecamatan dan 1.700 KK Terdampak

Regional
Cara Pengelola Dusun Semilir Urai Kerumunan agar Tak Lagi Langgar Protokol Kesehatan

Cara Pengelola Dusun Semilir Urai Kerumunan agar Tak Lagi Langgar Protokol Kesehatan

Regional
Puskesmas Teja Ditutup Setelah Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19

Puskesmas Teja Ditutup Setelah Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19

Regional
Direktur RSUD Soekarno Ungkap Penyebab Banyak Dokter Meninggal Saat Pandemi

Direktur RSUD Soekarno Ungkap Penyebab Banyak Dokter Meninggal Saat Pandemi

Regional
Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Regional
Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Regional
Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Regional
Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X