Benda Purbakala Kembali Ditemukan di Semarang, Kali Ini di Peternakan Ayam

Kompas.com - 03/11/2015, 14:04 WIB
Sejumlah arca dan benda purbakala diduga warisan dari kerjaaan Hindu ditemukan tak terawat di tengah usaha peternakan ayam di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/11/2015) KOMPAS.com/NAZAR NURDINSejumlah arca dan benda purbakala diduga warisan dari kerjaaan Hindu ditemukan tak terawat di tengah usaha peternakan ayam di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/11/2015)
|
EditorErvan Hardoko

“Pas dibangun itu (peternakan), tukangnya yang merusak. Ada yang dipindah ke tempat lain, tapi kemudian balik lagi,” ujar dia.

Sementara itu, mandor Tlogosari Farm Ali Imron mengatakan, semenjak peternakan dibangun kondisi benda purbakala masih berada tempat itu.

Pihaknya tidak berani membongkar atau memindahkan karena warga menyebut lokasi itu angker.

“Tapi sekarang sudah biasa. Kata orang-orang kampung sini, itu sudah sangat tua,” tambahnya.

Kendati demikian, warga Dusun Tempel mengatakan benda-benda purbakala tersebut sudah ada di dusun itu sejak lama.

Namun, pemerintah daerah setempat seolah tidak begitu peduli dengan benda purbakala itu.

Jika dilihat sekilas dari bentuk arsitektur bangunannya, benda purbakala itu kemungkinan adalah peninggalan sebuah kerajaan Hindu.

Arca Nandi berbentuk sapi, pahatan Yoni serta beberapa pelataran-pelataran batu yang menunjukkan lokasi peribadatan Hindu.

Seperti umumnya peninggalan kerajaan Hindu, arca Nandi menjadi ciri khas yang juga ditemukan di beberapa candi di Jawa, seperti Candi Prambanan dan Candi Dieng.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X