Kompas.com - 02/11/2015, 14:59 WIB
Aktivis anti korupsi yang kini menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik Fadli Zon, Ronny Maryanto. Foto diambil Senin (2/11/2015) Kompas.com/Nazar NurdinAktivis anti korupsi yang kini menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik Fadli Zon, Ronny Maryanto. Foto diambil Senin (2/11/2015)
|
EditorIcha Rastika
SEMARANG, KOMPAS.com — Aktivis antikorupsi Semarang, Ronny Maryanto, yang menjadi tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dikenakan wajib lapor ke kejaksaan meskipun ia tidak lagi ditahan.

Dalam sepekan, Ronny diwajibkan dua kali melapor ke Kejaksaan Negeri Semarang, Jawa Tengah.

"Hari ini saya wajib lapor. Laporannya dua kali, tiap hari Senin sama Kamis di Kejari Semarang," ujar Ronny kepada Kompas.com, Senin (2/11/2015). [Baca: Pelapor Jadi Tersangka, Kasus Fadli Zon Dilimpahkan ke Kejaksaan]

Ronny mengaku tidak tahu sampai kapan ia dikenakan kewajiban melaporkan diri ke kejaksaan. "Saya tidak tahu harus sampai kapan, yang pasti ini pengganti tidak ditahannya saya," kata dia.

Meskipun dikenakan wajib lapor, Ronny mengaku akan terus memperjuangkan nasibnya yang ditetapkan sebagai tersangka. [Baca: Kasus Fadli Zon, Panwas Sesalkan Pelapor Jadi Tersangka]

Hingga kini, Ronny mengaku belum menerima salinan berita acara pemeriksaan (BAP) terkait kasusnya.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang Misbahul Munir mengatakan, pihaknya akan sekuat tenaga membantu Ronny untuk mendapatkan hak-haknya sebagai tersangka, termasuk salinan BAP.

Menurut dia, salinan BAP tersebut bisa menjadi bahan bagi Ronny melakukan perlawanan hukum. "Kami sekuat tenaga akan bantu untuk mendapatkan hak-haknya. Mas Ronny dikiriminalisasi oleh Fadli Zon," kata dia.

"Dia warga sipil biasa yang melihat money politic kemudian berinsiatif melaporkan ke Panwas. Perbuatan baik itu malah dilaporkan balik dengan perbuatan fitnah," ujar Munir lagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.