Kompas.com - 02/11/2015, 14:20 WIB
Aktivis anti korupsi yang kini menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik Fadli Zon, Ronny Maryanto. Foto diambil Senin (2/11/2015) Kompas.com/Nazar NurdinAktivis anti korupsi yang kini menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik Fadli Zon, Ronny Maryanto. Foto diambil Senin (2/11/2015)
|
EditorCaroline Damanik
SEMARANG, KOMPAS.com - Berkas perkara Ronny Maryanto diserahkan dari Bareskrim Mabes Polri ke Kejaksaan Negeri Semarang, Senin (2/11/2015).

Pegiat antikorupsi itu berstatus tersangka setelah melaporkan dugaan politik uang yang diduga dilakukan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon saat kampanye Pemilihan Legislatif 2014 lalu (baca juga: Kasus Fadli Zon, Panwas Sesalkan Pelapor Jadi Tersangka).

"Sudah. Saya dipanggil kejaksaan untuk tahap dua kamis dua pekan lalu," kata Ronny dalam jumpa pers di kantor Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah.

Ronny sempat dijadikan tersangka atas tuduhan pencemaran nama baik serta terjerat pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dia disangka melanggar pasal 310, dan pasal 311 KUHP.

Menurut Ronny, kasus yang menjeratnya saat ini sudah beralih ke ranah penuntutan. Sudah ada jaksa khusus yang melakukan penyidikan atas limpahan berkas dari Bareskrim tersebut.

"Penyidik Bareskrim Mabes Polri ke Kejari Semarang. Saat ini, kasus saya sudah ditangani jaksa," ujar dia.

Menurut dia, sangkaan pasal yang dituduhkan kepadanya telah berubah, dari semulapasal 27 UU ITE, ke pasal pencemaran nama baik. Ia mengaku sempat protes atas perubahan sangkaan pasal kepadanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penyidik saat itu menjelaskan, pasal 27 UU ITE sangat lemah untuk digunakan, makanya kemudian diganti pasal itu. Saya kira itu, ada upaya mencari jeratan untuk mencari kesalahan para aktivis," ungkapnya.

Sebelumnya, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Semarang mengaku prihatin dengan perkara yang menimpa Ronny Maryanto. Tindakan Ronny yang melaporkan dugaan money politic sudah benar.

Tindakan itu mewakili warga negara yang baik karena berani melapor Fadli Zon saat itu menggelar kampanye di Pasar Bulu, Kota Semarang. Setelah dilapori, secara administrasi, Panwaslu menyatakan laporan yang disampaikan aktivis antikorupsi itu telah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.