Kompas.com - 30/10/2015, 17:24 WIB
|
EditorCaroline Damanik
PEMATANG SIANTAR, KOMPAS.com — Sukmawati (45) dan Rati (20), warga Perlanaan, Kabupaten Simalungun, mengadu ke Polres Pematang Siantar, Jumat (30/10/2015), karena gajinya selama tiga bulan sebagai pembantu rumah tangga tak dibayarkan majikan.

Selain tak membayarkan gajinya, majikannya yang bernama Alwi, seorang PNS Pemkot Pematang Siantar, menurut dia, juga sering bersikap kasar hingga kemudian mengusirnya.

"Majikan saya itu sering memaki, dan hari ini saya malah mau dia pukul. Tak tahan saya," katanya.

Sambil berurai air mata, Sukma menceritakan bahwa pada tahun lalu, dia dijemput Alwi untuk bekerja dan tinggal di rumahnya dengan gaji sebesar Rp 1,5 juta per bulan.

Namun, setelah satu tahun, Alwi mulai bertindak kasar. Sukma pun dimaki saat kali terakhir meminta gaji tiga bulan yang belum dibayarkan. Gaji pun tetap tak dibayarkan.

"Saya sudah satu tahun tiga bulan di situ kerja sebagai pembantu. Awalnya, dia datang menjemput untuk mempekerjakan saya di rumahnya, dan tinggal di rumahnya," ujar Sukma.

"Namun, tiga bulan terakhir, dia mulai marah-marah dengan alasan yang enggak masuk akal. Bahkan, dia menyuruh saya pergi. Namun, saat saya meminta gaji dan ongkos, dia malah memaki saya dan mau memukul saya," kata Sukma.

Saat melapor ke Mapolres Pematang Siantar, Sukma sempat meminta ongkos pulang ke kampung halamannya di Perlanaan, Kabupaten Simalungun.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Alwi membantah telah mengusir dan hendak memukul Sukma. Dia mengatakan, Sukma susah disuruh, dan langsung main pergi saja dari rumah.

Alwi mengaku sengaja tidak memberikan ongkos karena tidak berniat mengusir, dan hanya marah terhadap Sukma.

"Enggak ada itu, Bang, dia-nya yang sedikit melawan. Kalau dibilangi enggak terima. Malah, dia tadi main pergi aja enggak ada apa-apa. Sengaja enggak kukasih ongkosnya karena aku enggak ada niat buat ngusir dia," ujar Alwi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.