Wali Kota: Ada 3 Keuntungan jika Bergabung dengan Salatiga

Kompas.com - 29/10/2015, 21:04 WIB
Salah satu pusat kawasan perekonomian dengan pasar dan pertokoan di Kota Salatiga, Jawa Tengah, Selasa (14/4). Kota Salatiga dengan luas 56,78 kilometer persegi berkembang sebagai pusat pendidikan, perdagangan, dan transit wisatawan. KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASASalah satu pusat kawasan perekonomian dengan pasar dan pertokoan di Kota Salatiga, Jawa Tengah, Selasa (14/4). Kota Salatiga dengan luas 56,78 kilometer persegi berkembang sebagai pusat pendidikan, perdagangan, dan transit wisatawan.
|
EditorErvan Hardoko

SALATIGA, KOMPAS.com - Wali Kota Salatiga Yulianto mengungkapkan, ada tiga kemudahan yang bakal dinikmati masyarakat lima kecamatan di Kabupaten Semarang jika bergabung dengan Kota Salatiga.

Kelima kecamatan yang diincar Salatiga itu adalah Tuntang, Bringin, Pabelan, Tengaran, dan Getasan.

Tiga kemudahan itu, menurut Yulianto, sebenarnya sudah dinikmati warga di lima kecamatan tersebut.

"Pertama adalah aksebilitas pendidikan, aksebilitas kesehatan, dan ekonomi. Selama ini kami tidak pernah membeda-bedakan itu warga Salatiga atau warga Kabupaten Semarang," kata Yulianto, Kamis (29/10/2015).

Pembangunan kota Salatiga selama ini, lanjutnya, secara tidak langsung ikut pula menghitung beban pelayanan untuk warga perbatasan.

Salah satunya di bidang pendidikan, sekitar 10 persen diakses anak-anak di perbatasan kedua daerah itu.

Selain itu fasilitas RSUD Salatiga selama ini juga merawat pasien dari lima kecamatan tersebut.

"Kalau tidak mampu kita juga berikan beasiswa. Di bidang ekonomi, aktivitas jual beli di Salatiga, PKL, tukang parkir, tukang becak, bahkan lebih banyak warga perbatasan," dia menjelaskan.

Ihwal tawaran balik agar Salatiga saja yang bergabung ke Kabupaten Semarang, seperti yang disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bambang Kusriyanto, Yulianto justru mengajak semua pihak untuk menilik sejarah kota Salatiga.

"Ya sah-sah saja mereka seperti itu. Tapi secara historis kita lebih dulu (dibanding Kabupaten Semarang). Orang-orang perbatasan itu kalau ditanya ya ngakunya orang Salatiga," ujar dia.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha yang juga warga Getasan mengatakan, wilayah Kabupaten Semarang yang terdiri dari 19 kecamatan adalah harga mati.

Ngesti meminta Pemkot Salatiga berkaca diri, sebab dengan posisi Salatiga berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Semarang, kota kecil ini diuntungkan sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat dari perdagangan serta jasa.

"Logikanya jangan dibalik. Justru masyarakat kita yang selama ini andil dalam pertumbuhan kota Salatiga. Pasar-pasar di Salatiga tanpa warga kami akan sepi," kata Nugraha, yang juga calon wakil Bupati Semarang pada Pilkada 2015 ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.