Kompor Tukang Bubur Meledak, Lima Toko dan Sebuah Rumah Ludes Terbakar

Kompas.com - 28/10/2015, 18:40 WIB
Lima toko dan warung makan serta sebuah rumah di Jl   Pemuda, Lingkungan Temenggungan RT 2 RW 3, Kelurahan Panjang,   Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (28/10) sekitar pukul   08.25 kemarin ludes terbakar Kompas.com/ Syahrul MunirLima toko dan warung makan serta sebuah rumah di Jl Pemuda, Lingkungan Temenggungan RT 2 RW 3, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (28/10) sekitar pukul 08.25 kemarin ludes terbakar
|
EditorCaroline Damanik
AMBARAWA, KOMPAS.com - Gara-gara kompor meledak, sebanyak lima toko dan warung makan serta sebuah rumah di Jl Pemuda, Lingkungan Temenggungan RT 2 RW 3, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (28/10/2015) sekitar pukul 08.25 ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dari hasil penyelidikannya, polisi menduga kebakaran terjadi akibat kompor di warung bubur milik Suroso meledak sehingga api melalap seluruh bangunan beserta isinya.

Warga dibantu angota Polsek Ambarawa dan TNI bahu-membahu memadamkan api. Mereka juga berusaha memindahkan barang-barang milik korban kebakaran yang belum sempat terbakar.


Menurut Ketua RW 3 Lingkungan Temenggungan, Sujadi, kebakaran tersebut meludeskan lima toko dan warung makan, antara lain milik Suroso (Warung Bubur), Mukiman (Toko Jam), Nasir (Toko Alat Listrik), Anik Sunarto (Rumah Makan), Narti (Warung Sate) dan rumah tinggal milik Nukri.

"Api dengan cepat meluluhlantakkan toko, warung makan dan sebuah rumah, sebab bangunannya kebanyakan bersekat kayu. Selain itu barang yang ada di dalamnya mudah terbakar," ungkap Sujadi di lokasi kejadian.

Peristiwa kebakaran tersebut, lanjutnya, terjadi pada saat para pemilik toko, warung makan dan rumah sedang memulai aktivitasnya. Tiba-tiba saja api muncul dengan cepat di antara warung bubur milik Suroso dan toko listrik milik Nasir.

Para pemiliknya langsung keluar menyelamatkan diri sembari membawa barang-barang berharga keluar dari rumah dan toko yang mulai terbakar itu.

"Kalau kerugiannya bisa sampai ratusan juta baik bangunan dan seisinya," tutur Sujadi.

Api dikuasai setelah petugas menyemprotkan air selama lebih kurang satu jam. Untuk sementara waktu, lokasi kebakaran disterilkan dengan garis polisi.

Selama kebakaran berlangsung, arus lalu lintas di sekitar lokasi juga sempat dialihkan untuk menghindari kemacetan.

Kapolsek Ambarawa AKP Mulyadi menjelaskan, berdasarkan olah TKP yang dilakukan Unit Identifikasi Polres Semarang, diketahui api berasal dari wajan penggorengan milik Suroso yang terbakar. Karena panik, pemilik kemudian menyiram air ke arah wajan.

"Api yang membumbung tinggi mengenai kabel listrik, dari situlah diduga api merambat ke bangunan di sebelahnya. Terkait besaran kerugian, masih kita dihitung," tuturnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X