Tuntut Hidup Layak, Pengungsi Asal Afganistan Gelar Unjuk Rasa

Kompas.com - 22/10/2015, 19:55 WIB
Aksi unjuk rasa yang dilakukan penghuni asal Afganistan di halaman kantor Rudenim Pontianak, Kalbar(22/10/2015) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANAksi unjuk rasa yang dilakukan penghuni asal Afganistan di halaman kantor Rudenim Pontianak, Kalbar(22/10/2015)
|
EditorCaroline Damanik
PONTIANAK, KOMPAS.com - Ratusan penghuni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pontianak asal Afganistan melakukan unjuk rasa di halaman kantor Rudenim, Kamis (22/10/2015).

Dalam aksinya, para penghuni yang merupakan pencari suaka dan pengungsi tersebut membawa serta spanduk dan poster untuk menyampaikan aspirasinya.

Salah satu penghuni, Habibulah, mengatakan, aksi yang mereka lakukan tersebut mempertanyakan kejelasan terkait kelanjutan proses keimigrasian mereka. Mereka menunggu wawancara dari UNHCR yang akan memproses keimigrasian di negara ketiga sebagai tujuan.

"Terlalu banyak masalah di sini. Kami sudah terlalu lama menunggu, tapi belum juga di transfer (dipindahkan) ke negara lain" kata Habibulah, Kamis (22/10/2015).

Selain menunggu proses transfer ke negara tujuan, para penghuni asal Afganistan tersebut juga mengeluhkan air yang digunakan untuk mandi selama di Rudenim. Pelayanan kesehatan juga termasuk menjadi salah satu poin yang dikeluhkan.

Mereka juga menunjukkan sejumlah penyakit kulit yang diderita akibat menggunakan air yang bersumber dari PDAM.

Seperti diberitakan, jumlah penghuni di Rudenim Pontianak saat ini sudah melebihi kapasitas. Lebih dari 300 penghuni yang terdiri dari 218 penghuni asal Afganistan, sedangkan lainnya merupakan pelanggar keimigrasian dan pelaku kejahatan ilegal fishing.

Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Rudenim Pontianak, Achmad Rizal Musammay mengungkapkan, aksi unjuk rasa yang dilakukan penghuni asal Afganistan tersebut hampir dua bulan sekali dilakukan. Padahal, selama berada di Rudenim, mereka mendapat perlakuan khusus dari International Organization for Migrant (IOM).

"Para penghuni asal Afganistan seluruh biaya hidupnya ditanggung oleh IOM. Mulai dari kebutuhan makanan mereka, sampai keperluan pribadi disiapkan. Fasilitas kesehatan yang ada di Rudenim juga di khususkan untuk mereka, dokter nya langsung dari IOM" kata Rizal.

Sejauh ini, tuntutan mereka terkait dengan proses transfer ke negara tujuan. Mereka merupakan pengungsi maupun pencari suaka yang datang menyerahkan diri ke imigrasi.

"Mereka minta di transfer ke negera ke tiga. Imigrasi tidak berhak untuk melakukan itu. Kewenangannya ada di UNHCR, mengkonfirmasi negara mana saja yang mau menampung mereka," ujar Rizal.

Sejauh ini, pihak imigrasi hanya menampung mereka dan melaksanakan tugas sesuai dengan aturan. Usulan untuk proses pemindahan pun kerap dilakukan, namun semua keputusan tetap berasal dari kantor pusat di Jakarta.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.