Sidang Pembunuhan Engeline, PN Denpasar Minta Penjagaan Polisi

Kompas.com - 20/10/2015, 09:32 WIB
Humas PN Denpasar, Achmad Peten Sili KOMPAS.com/SRI LESTARI Humas PN Denpasar, Achmad Peten Sili
|
EditorGlori K. Wadrianto
DENPASAR, KOMPAS.com - Sidang Pembunuhan Engeline (8) akan mulai digelar di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Kamis 22 Oktober 2015.

Terkait dengan rencana itu, PN Denpasar meminta bantuan polisi untuk menjaga keamanan selama proses persidangan.

"Koordinasi dengan kepolisian sedang kita jalin, seperti yang dulu (pra peradilan) sudah bagus, tapi kali ini lebih ditingkatkan penjagaannya," kata Humas PN Denpasar, Achmad Peten Sili di Denpasar, Selasa (20/10/2015).

PN Denpasar meminta kepada kepolisian untuk bisa menjaga keamanan persidangan, termasuk gangguan dari ormas.

"Meminta kepada kepolisian untuk menjaga keamanan, tidak boleh ribut, tidak semua orang bisa masuk ruangan. Jangan ada aksi orasi ormas seperti waktu pra peradilan," tambah dia.

PN Denpasar tidak melarang siapa saja yang ingin mengikuti sidang perdana tersebut, tapi harus mengikuti aturan.

Skenario keamanan diserahkan kepada polisi. Namun, kata dia, kenyamanan dan kelancaran persidangan adalah tanggungjawab bersama.

Perkara pembunuhan Engeline akan menyidangkan dua terdakwa yaitu ibu angkat Engeline, Margriet Christina Megawe dan pembantunya Agustay Handa May.

Dakwaan yang dikenakan kepada keduanya adalah pasal 340 KUHP yaitu pembunuhan berencana. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X