Kompas.com - 15/10/2015, 20:19 WIB
|
EditorErvan Hardoko

SOLO, KOMPAS.com -  Aksi menolak revisi Undang Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) digelar seorang warga di Solo, Jawa Tengah. Aksi pada Kamis (15/10/2015) siang itu sempat menarik perhatian warga yang melintas di Jalan Slamet Riyadi, Solo.

Aksi yang dilakukan warga bernama Bambang Saptono tersebut mengecam keinginan beberapa anggota DPR RI yang bernafsu merivisi UU KPK tersebut. Diawali dengan menyanyikan lagu "Ibu Pertiwi", Bambang langsung menaburkan bunga ke atas sebuah peti yang dibawanya.

Dia mengatakan, peti mati yang dibawanya itu adalah simbol matinya hati nurani wakil rakyat yang ingin melakukan revisi UU KPK. Selama bernyanyi di bawah patung pahlawan nasional Slamet Riyadi, Bambang membawa papan bertuliskan "Tolak Revisi KPK". Begitu juga, peti mati dihiasi tulisan "Revisi UU KPK, Pembunuhan KPK".

"Saya menolak tegas adanya revisi UU KPK. Hingga saat ini KPK sudah mendapat kepercayaan masyarakat untuk melakukan perubahan, khususnya pemberantasan korupsi. Revisi UU hanya akan mempersempit dan melemahkan kinerja KPK. Dan yang diuntungkan adalah para koruptor," kata Bambang kepada sejumlah wartawan.

Selain itu, Bambang juga mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera menyelesaikan masalah ini dan memperkuat KPK untuk memburu para koruptor. "Presiden Jokowi harus tegas. KPK saat ini sedang terancam dilemahkan, jadi harus segera dibereskan," katanya.

Selama kurang lebih satu jam, aksi tersebut cukup mendapat perhatian dari pengguna kendaraan yang melintas di Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di Bundaran Gladag. Setelah berorasi, Bambang berencana mengirimkan peti mati tersebut ke Kantor KPK Jakarta sebagai ungkapan rasa duka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.