FPI Laporkan Produsen Sandal Berlafaz "Allah" ke Polda Jatim

Kompas.com - 15/10/2015, 19:35 WIB
Pengurus FPI Jatim laporkan produsen sandal berlafaz KOMPAS.com/Achmad FaizalPengurus FPI Jatim laporkan produsen sandal berlafaz "Allah" ke Polda Jatim.
|
EditorErvan Hardoko

SURABAYA, KOMPAS.com — Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur melaporkan produsen alas kaki berlafaz "Allah" ke Polda Jatim, Kamis (15/10/2015). Meski pihak produsen sudah meminta maaf, menurut FPI, peredaran produk alas kaki itu adalah bentuk pelecehan dan penistaan simbol agama Islam.

Ketua FPI Jatim Habib Haidar Al-Hamid mendaftarkan laporan ke SPKT Polda Jatim bersama sejumlah pengurus FPI Jatim lainnya. "Di bagian alas kaki sandal itu bukan hanya lafaz Allah dalam bahasa Arab, kami juga temukan tulisan salah satu surat Al Quran dalam motif sandal tersebut," katanya.

Meski PT Pradipta Perkasa Makmur selaku produsen sandal sudah meminta maaf didampingi PWNU, menurut dia, bukan berarti kesalahannya diampuni. "Mereka tetap melanggar hukum penistaan agama dan proses hukumnya harus tetap jalan," tambah Haidar.


Dia yakin bahwa hingga saat ini PT Pradipta Perkasa Makmur masih terus memproduksi produk alas kaki dan tidak langsung berhenti begitu saja. Produksi alas kaki yang harganya di pasaran adalah Rp 10.000 per pasang itu sudah diproduksi lebih dari 100.000 pasang sejak 2014 ke seluruh Indonesia.

Pihak perusahaan berjanji, sisa sandal yang belum dipasarkan akan dimusnahkan. Dua hari lalu, pemilik perusahaan meminta maaf kepada seluruh umat Islam dengan didampingi pengurus PWNU Jatim. Selain berjanji akan menghentikan produksi, sandal yang sudah telanjur beredar di pasaran dan sampai ke tangan konsumen akan ditarik. Perusahaan akan menggantinya dengan desain sandal yang baru.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Regional
PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

Regional
Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Regional
Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Regional
Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Regional
Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Regional
Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Regional
Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Regional
Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Regional
Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Regional
Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Regional
Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Regional
Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X