Tertangkap Pesta Seks dan "Ngelem", 5 Remaja Dihukum Menyanyi Lagu Indonesia Raya

Kompas.com - 15/10/2015, 19:25 WIB
Tertangkap sedang pesta seks dan mengisap lem lima remaja ditangkap aparat Polres Polewali Mandar. Kelima remaja itu kemudian dihukum menyanyikan lagu Indonesia hingga berlatih perang. Kompas.comTertangkap sedang pesta seks dan mengisap lem lima remaja ditangkap aparat Polres Polewali Mandar. Kelima remaja itu kemudian dihukum menyanyikan lagu Indonesia hingga berlatih perang.
|
EditorErvan Hardoko

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Lima remaja yang sedang menggelar pesta seks sambil mengisap lem di sebuah kamar kos di Kelurahan Manding Polewali Mandar, Sulawesi Barat digerebek aparat kepolisian setempat, Kamis (15/10/2015).

Kelima remaja yang menamakan diri sebagai anak-anak punk ini digelandang petugas ke Mapolres Polewali Mandar. Untuk menghilangkan efek memabukkan lem yang mereka isap, polisi memerintahkan kelima remaja itu menyanyikan lagu Indonesia raya, membacakan teks Pancasila hingga latihan perang-perangan.

Ternyata tak satupun dari kelima remaja itu yang hafal teks Pancasila dan bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan benar. Setelah gagal menjalankan kedua hukuman itu, para remaja itu diperintahkan untuk beraksi perang-perangan di halaman mapolres. Aksi itu mengundang gelak tawa warga yang menyaksikan kejadian itu.

Sanksi unik ini sengaja diberikan petugas untuk menghilangkan pengaruh lem memabukkan kelima remaja itu, yang di antaranya termasuk dua orang remaja perempuan yang salah satunya sedang mengandung tiga bulan.

Di depan petugas remaja perempuan berinisial NB ini mengaku janin yang dikandungnya adalah hasil hubungan gelapnya dengan dengan seorang pria yang menikahinya di kantor polisi beberapa waktu lalu.

Rahma, salah seorang ibu rumah tangga yang menyaksikan para remaja yang terjerumus ke dalam pergaulan bebas hanya bisa menggelengkan kepalanya. Dia berharap petugas lebih serius menangani kejadian serupa yang mengancam anak-anak.

“Sebagai warga tentu berharap petugas bisa lebih gencar menangani kasus-kasus yang melibatkan para remaja yang kian mencemaskan para orangtua di Polewali Mandar, agar kasus serupa tidak semakin menyeret anak-anak remaja lainnya,” kata Rahma.

Sementara itu, Kapolres Polewali mandar, AKBP Agoeng Adi Kurniawan menyatakan polisi akan terus menggelar razia untuk menekan angka kejahatan dan kenakalan remaja yangmeningkat cukup tajam, termasuk mengatasi peredaran obat terlarang di sekolah-sekolah.

“Kita sangat menyayangkan di Polewali Mandar anak-anak remaja justru terjebak hal-hal negatif seperti ini. Anak-anak mengisap lem, memakai pil boje sampai linglung hingga  terlibat kejahatan,"  kata Kapolres.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X