Kompas.com - 14/10/2015, 20:43 WIB
|
EditorErvan Hardoko
UNGARAN, KOMPAS.com - Pemkab Semarang memutuskan tambahan penghasilan pegawai (TPP) untuk PNS pada 2016 akan dinaikkan 100 persen. Kenaikan TPP bagi PNS tersebut sudah disetujui Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Semarang.

Salah satu pertimbangan kenaikan TPP tersebut adalah banyaknya PNS di Kabupaten Semarang yang mengajukan pindah ke Pemprov Jateng. Mereka mengajukan pindah untuk mengejar TPP Pemprov Jateng yang nilainya lebih tinggi.

"Banyak PNS yang ingin pindah ke provinsi. Setelah kita cermati ternyata hanya mempermasalahkan TPP. Sehingga kita berusaha menaikkan TPP, agar mereka betah di Kabupaten Semarang," ungkap Ketua Banggar DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto, Rabu (14/10/2015).

Bambang menambahkan, dalam Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Penggunaan Anggaran (KUA-PPA) tahun 2016 disepakati kenaikan tambahan penghasilan untuk pegawai harian lepas (PHL), tenaga outsourcing, Wiyata Bakti (WB), dan PNS termasuk tunjangan perumahan anggota DPRD.

"TPP bagi PNS naik 100 persen, sehingga dibutuhkan dana Rp 66,809 miliar. Untuk tunjangan perumahan DPRD naik sekitar Rp 2 juta sehingga dibutuhkan dana Rp 1,8 miliar," ujar Bambang.

Adapun insentif pegawai WB yang semula Rp 250.000 per orang naik menjadi Rp 500.000 per orang. Untuk tenaga outsourcing dan PHL yang semula gajinya hanya Rp 990.000 ikut naik menjadi Rp 1,6 juta.

"Kenaikan honor tenaga outsourcing dan PHL itu didasari estimasi UMK 2016 sebesar Rp 1,6 juta," Bambang menjelaskan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bambang meminta kinerja PNS termasuk PHL, outsourcing maupun Wiyata Bakti semakin meningkat dengan kenaikan TPP tersebut. Sehingga kepentingan masyarakat berkaitan layanan kesehatan, pendidikan dan lingkungan semakin diperhatikan. "Diharapkan ada ketegasan terhadap PNS yang dikinerjanya lemah. BKD harus mengawasi kinerja SKPD, dan Kepala SKPD yang lebih tahu kinerja bawahannya harus mengawasi, agar disiplin dan kinerja PNS lebih baik," tandasnya.

Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Bupati Semarang, Gunawan Wibisono mengatakan, pihaknya mensyukuri kenaikan TPP PNS di lingkungan Pemkab Semarang meski nilainya masih jauh dibandingkan beberapa kabupaten atau kota lain dan Pemprov Jateng. Adanya kenaikan TPP tersebut diharapkan keinginan PNS pindah bekerja ke lingkungan pemprov berkurang.

"Hampir dua minggu saya menjabat Plt bupati sudah ada tiga PNS yang mengajukan pindah, saya belum izinkan. Kemungkinan yang dikejar TPP," ujarnya.

Gunawan menambahkan disiplin PNS akan terus digalakkan menyusul adanya kenaikan TPP tersebut. Sebab standar kinerja perorangan menjadi dasar DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan) akhir tahun. "Standar kinerja setiap PNS dasar pemberian TPP. Kalau memang tidak disiplin dan kinerjanya buruk, TPP bisa tidak diberikan," dia menegaskan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.