Kompas.com - 13/10/2015, 16:24 WIB
Ratu Airin Karla Padang Pranoto/TRIBUNJOGJA.COMRatu Airin Karla
|
EditorGlori K. Wadrianto
BOYOLALI, KOMPAS.com — Pasangan sesama jenis asal Boyolali, Jawa Tengah, mengaku bahwa acara yang digelar beberapa waktu lalu hanyalah syukuran atas keberhasilan bisnis warung yang mereka jalani.

Ratu Airin yang bernama asli Daroni (26) juga membantah acara tersebut adalah pernikahannya dengan Dumani. (Baca: "Pernikahan" Sesama Jenis Bingungkan Warga di Boyolali)

Pengenaan kebaya dan pelaminan hanyalah latar untuk memenuhi nazar. Daroni mengaku "terganggu" dengan adanya pemberitaan terkait acara tasyakuran dia dan Dumani.

Tasyakuran dengan menggunakan setting panggung pelaminan membingungkan masyarakat, khususnya warga Boyolali, Jawa Tengah.

"Marah sih nggak, hanya risih saja. Ditanyain polisi, ditanyain wartawan. Kami harap bisa diluruskan saja beritanya," kata Daroni, Selasa (13/10/2015).

Daroni menegaskan, acara pada hari Sabtu (10/10/2015) lalu bukan pernikahan dan hanya acara tasyakuran.

"Saya tidak pernah mengurus izin pernikahan kok. Itu hanya syukuran saja dan mengundang beberapa warga dan teman-teman," kata Daroni.

Sementara itu, menurut salah satu pegawai Kelurahan Desa Cluntang, Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Kamadi, acara yang digelar Daroni dan Dumani menjadi heboh karena mereka memakai kostum layaknya sepasang pengantin.

Hal tersebut lalu menjadi kontroversi di kalangan masyarakat. "Sebetulnya, acara syukuran bersama dengan warga dan teman-teman Daroni biasa saja dan menjadi gempar karena pakai kostum itu," kata dia saat dikonfirmasi siang tadi.

Seperti yang diberitakan, Daroni dan Dumani menjalankan bisnis warung makan bersama di Desa Tegalwire, Mojosongo.

Keduanya yang sudah menjalin pertemanan selama lebih kurang sembilan tahun merasa cocok dan memilih untuk berbisnis bersama. Kabar ini lalu menyebar di media dan menjadi perhatian publik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X