"Tanpa Keberpihakan Presiden, Cita-cita Indonesia Bebas Korupsi Makin Berat"

Kompas.com - 13/10/2015, 10:51 WIB
Aksi AMBAK di Gedung DPRD Bali KOMPAS.com/SRI LESTARI Aksi AMBAK di Gedung DPRD Bali
|
EditorGlori K. Wadrianto
DENPASAR, KOMPAS.com - Aliansi Masyarakat Bali Anti Korupsi (AMBAK) menuntut Presiden Joko Widodo untuk menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tuntutan ini disampaikan dalam bentuk aksi di Gedung DPRD Bali.

"Kami meminta Presiden Jokowi untuk menolak pelemahan terhadap KPK. Tolak RUU KPK," kata Gede Nusantara, dari LBH Bali saat orasi, Selasa (13/10/2015).

Ada empat hal yang dilontarkan oleh para pendemo. Pertama, menagih janji Jokowi untuk menolak segala bentuk kriminakisasi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lalu, menagih janji Jokowi untuk menolak RUU KPK secara tegas dan jelas berdasarkan nawacita Jokowi nomor empat, yang berbunyi: "Kami akan memperkuat kehadiran Negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya."

Ketiga, menuntut sikap DPR RI yang mendukung RUU KPK yang tidak lagi mewakili kepentingan rakyat dan lebih memilih mewakili kepentingan para koruptor untuk menghentikan pembahasan RUU KPK.

Keempat, menyerukan kepada masyarakat Bali untuk mendukung upaya-upaya KPK dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Revisi UU KPK kembali menjadi momen pembuktian sikap Presiden Jokowi. Tanpa keberpihakan yang tegas dari Presiden Jokowi, maka pemberantasan korupsi di Indonesia bisa semakin lemah dan perjuangan untuk mencapai Indonesia bebas korupsi akan semakin berat," kata koordinator AMBAK, Nyoman Mardika.

AMBAK menilai, pelemahan KPK hingga saat ini semakin masif. Hal ini dapat dilihat dari komisioner KPK yang dilaporkan polisi dengan berbagai dugaan melanggar hukum seperti Bambang Widjojanto, Adnan Pandu Praja, Abraham Samad, maupun penyidik KPK Novel Bawesdan.

Dalam aksi ini, AMBAK didukung dari beberapa elemen diantaranya YLBHI-LBH Bali, Manikaya Kauci, Bintanggana, Pertuni Bali, Sabha Yuwana, FMN, BEM PM Udayana dan GMKI Badung-Bali.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X