Guru Pukul Murid Pakai Mistar Kayu hingga Tewas

Kompas.com - 12/10/2015, 15:34 WIB
Mistar kayu yang dipakai oknum guru honor SMAN 7 Kota Ternate yang dipukulkan ke siswanya hingga meninggal dunia KOMPAS.com/YAMIN ABD HASANMistar kayu yang dipakai oknum guru honor SMAN 7 Kota Ternate yang dipukulkan ke siswanya hingga meninggal dunia
|
EditorGlori K. Wadrianto
TERNATE, KOMPAS.com — Mistar kayu sepanjang 66 sentimeter dipakai seorang guru honorer di SMA Negeri 7, Kecamatan Moti, Kota Ternate, Maluku Utara, untuk memukul seorang murid, Yusri Hasan Muhammad, hingga mengembuskan napas terakhir.

Humas Polres Ternate Iptu Siswanto, Senin (12/10/2015), mengatakan, pelaku berinisial FM bersama barang bukti kini diamankan di Mapolres Ternate untuk kepentingan penyidikan.

Sejauh ini, kata Yusri, sudah ada tiga saksi yang diperiksa. Mereka semuanya rekan Hasan.  “Pelaku dikenakan pasal berlapis, yaitu Pasal 351 ayat 3 KUHP dan Pasal 81 UU Perlindungan Nomor 23 Tahun 2002 dengan maksimal hukuman 9 tahun penjara,” kata Siswanto.

Sementara itu, pihak keluarga Yusri menginginkan aparat penegak hukum menghukum pelaku dengan hukuman seberat-beratnya. “Harus diproses, nyawa harus ganti nyawa. Termasuk kepala sekolah harus dihukum,” ujar ayah Yusri, Hasan Ishak.

Selama ini, keluarga Yusri tidak pernah mendapatkan firasat atas kematian siswa yang masih duduk di bangku kelas II itu. Mereka mendapatkan informasi bahwa anak mereka pingsan di sekolah.

Saat kedua orangtua Yusri tiba di sekolah, ternyata mereka mendapatkan kabar bahwa anak mereka sudah meninggal. Yusri meninggal dalam perjalanan menuju puskesmas setelah pingsan akibat dipukul oleh FM saat apel pagi.

Yusri awalnya ditampar karena kesalahannya mengenakan seragam olahraga, padahal saat itu semua siswa berseragam batik. Merasa ditantang, FM kemudian mengambil mistar kayu lalu memukulkannya tepat di bagian kepala korban. Akibatnya, hidung Yusri mengeluarkan darah dan mulut mengeluarkan busa.

Yusri langsung pingsan dan mengembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan menuju puskesmas.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketegaran Husniati, Ibunda Kembar Siam Anaya-Inaya: 'Saya Ingin Menggendong Mereka Sepuasnya'

Ketegaran Husniati, Ibunda Kembar Siam Anaya-Inaya: "Saya Ingin Menggendong Mereka Sepuasnya"

Regional
Empat Bulan Isolasi dan 11 Kali Tes Swab, Pasien Covid-19 di Banyuwangi Dinyatakan Sembuh

Empat Bulan Isolasi dan 11 Kali Tes Swab, Pasien Covid-19 di Banyuwangi Dinyatakan Sembuh

Regional
Viral, Video Sebuah Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam, Ini Pengakuan Pemilik

Viral, Video Sebuah Rumah Berpindah Tempat dalam Semalam, Ini Pengakuan Pemilik

Regional
Melawan Saat Diperkosa, Sang Guru SD Dibunuh Mantan Murid

Melawan Saat Diperkosa, Sang Guru SD Dibunuh Mantan Murid

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ibu Mengamuk dan Hentikan Pernikahan Anaknya | Viral, Video Wanita Lempar Al Quran

[POPULER NUSANTARA] Ibu Mengamuk dan Hentikan Pernikahan Anaknya | Viral, Video Wanita Lempar Al Quran

Regional
Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Sesama Jenis Ini Ditangkap Polisi, Berawal dari Kepergok Warga

Berhubungan Intim di Tempat Suci, Pasangan Sesama Jenis Ini Ditangkap Polisi, Berawal dari Kepergok Warga

Regional
Kekesalan Chef Arnold karena Tagihan Listrik Capai Rp 10 Juta, Dampak Penghentian Petugas Baca Meter

Kekesalan Chef Arnold karena Tagihan Listrik Capai Rp 10 Juta, Dampak Penghentian Petugas Baca Meter

Regional
Perjalanan Ani Pegawai Bank Jatim, Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 Miliar untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Perjalanan Ani Pegawai Bank Jatim, Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 Miliar untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Regional
Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa ke Provinsi Lain oleh Keluarga, Gugus Tugas Kaltim: Potensi Besar Penularan

Jenazah Pasien Covid-19 Dibawa ke Provinsi Lain oleh Keluarga, Gugus Tugas Kaltim: Potensi Besar Penularan

Regional
Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks di Kamar Hotel, 37 Pasangan ABG Diamankan Beserta Kondom dan Obat Kuat

Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks di Kamar Hotel, 37 Pasangan ABG Diamankan Beserta Kondom dan Obat Kuat

Regional
Pengasuh Ponpes di Wonogiri dan 6 Keluarganya Positif Covid-19, Bupati: Klaster Pondok Sempon

Pengasuh Ponpes di Wonogiri dan 6 Keluarganya Positif Covid-19, Bupati: Klaster Pondok Sempon

Regional
Miris, Diduga Hendak Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks, 37 Pasangan ABG Diamankan di Kamar Hotel

Miris, Diduga Hendak Rayakan Ulang Tahun dengan Pesta Seks, 37 Pasangan ABG Diamankan di Kamar Hotel

Regional
UPDATE Corona Gunungkidul 10 Juli: Tambah 5 Pasien Positif, 1 Pasien Dinyatakan Sembuh

UPDATE Corona Gunungkidul 10 Juli: Tambah 5 Pasien Positif, 1 Pasien Dinyatakan Sembuh

Regional
Jenazah Covid–19 di RS Haji Darjad Samarinda Dimakamkan Pihak Keluarga

Jenazah Covid–19 di RS Haji Darjad Samarinda Dimakamkan Pihak Keluarga

Regional
Pondok Pesantren Sempon Jadi Klaster Baru Covid-19 di Wonogiri

Pondok Pesantren Sempon Jadi Klaster Baru Covid-19 di Wonogiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X