Mensos Ikuti Peluncuran Ekspedisi Kapsul Waktu di Bengkulu

Kompas.com - 12/10/2015, 11:53 WIB
Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Bengkulu, Senin (12/10/2015), untuk mengisi ceramah kebangsaan dalam rangkaian   ekspedisi kapsul waktu yang berisi tujuh resolusi Provinsi Bengkulu untuk 70 tahun ke depan atau pada 2085. kompas.com/FirmansyahMenteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Bengkulu, Senin (12/10/2015), untuk mengisi ceramah kebangsaan dalam rangkaian ekspedisi kapsul waktu yang berisi tujuh resolusi Provinsi Bengkulu untuk 70 tahun ke depan atau pada 2085.
|
EditorGlori K. Wadrianto
BENGKULU, KOMPAS.com — Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengisi ceramah kebangsaan dalam rangkaian Ekspedisi Kapsul Waktu yang berisi tujuh resolusi Provinsi Bengkulu untuk 70 tahun ke depan atau pada 2085, di Bengkulu, Senin (12/10/2015).

Kedatangan Khofifah ke Gedung Daerah langsung disambut pertunjukan tarian persembahan dari sanggar Salsabilah dan pertunjukan dari para pelajar SLTA Bengkulu.

Kapsul waktu merupakan resolusi bagi kemajuan Indonesia pada 70 tahun yang akan datang. Secara nasional, gerakan ini merupakan gerakan "Ayo Kerja" yang berpegang pada Nawacita.

"Kapsul waktu tersebut berisi visi, mimpi, dan harapan seluruh rakyat Indonesia yang harus diwujudkan melalui kerja keras. Gerakan 'Ayo Kerja' dalam rangka 70 tahun Indonesia merdeka menyulut semangat rakyat Indonesia untuk mengejar mimpi dan harapan dengan bekerja dan terus bekerja," ujar Koordinator Daerah Ekspedisi Kapsul Waktu Provinsi Bengkulu, M Soleh.

Adapun perumusan resolusi dilakukan dengan mengumpulkan 4.000 kertas harapan dari seluruh lapisan masyarakat yang ditulis di kertas menggunakan tinta yang tahan hingga puluhan tahun.

"Ada 4.000 kertas harapan yang kita kumpulkan dirangkum dan dibawa dalam forum diskusi. Resolusi tersebut di-print di atas kertas khusus dengan tinta yang tahan selama puluhan tahun. Nantinya akan ditandatangani Gubernur beserta FKPD dan akan didirikan Monumen Kapsul Waktu di Merauke, perbatasan Papua dan Papua Niugini," ujar dia.

Kapsul waktu tersebut akan dibuka pada tahun 2085 secara nasional. Bengkulu merupakan provinsi kedelapan yang disinggahi oleh kapsul waktu. Selepas dari Bengkulu, kapsul waktu ini akan dibawa ke Bangka dan Lampung, hingga berjalan terus dan berakhir di Papua.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.