Kompas.com - 09/10/2015, 14:25 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat memberikan cinderamata kepada Chief Executive Officer Vitens Evidea International Marco Schouten di Balaikota Bandung, Jum'at (9/10/2015) KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat memberikan cinderamata kepada Chief Executive Officer Vitens Evidea International Marco Schouten di Balaikota Bandung, Jum'at (9/10/2015)
|
EditorTri Wahono
BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bandung kian gencar menjalin kerja sama dengan sejumlah negara di Eropa sejak dipimpin Ridwan Kamil dalam dua tahun terakhir. Tak hanya mempromosikan Kota Bandung di luar negeri, pria yang akrab disapa Emil itu rajin mencari dana bantuan untuk mendukung pembangunan Kota Bandung.

Menurut Emil, rencana percepatan pembangunan Kota Bandung akan sulit terealisasi jika hanya mengandalkan anggaran pemerintah. Hal itu yang mendorong dia untuk terus menjalin komunikasi dengan pihak asing agar mendapat dana bantuan atau investor.

"Kepemimpinan kota atau kabupaten bagi saya bukan kepemimpinan jaga warung, kitanya pasif nunggu orang yang datang memberi bantuan. Kita harus kayak MLM, kota kabupatennya harus meriset di mana ada sumber bantuan itu kemudian mendatangi dan meyakinkan sumber bantuan itu. Itulah yang saya praktikkan. Istilah Inggris-nya proactive government," papar Emil di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Jumat (9/10/2015).

Sebab itu, kata Emil, sejumlah kunjungannya ke luar negeri bukan semata basa-basi memperkenalkan budaya. Namun, mendapatkan hasil yang lebih nyata dalam bentuk bantuan dana.

"Tolong berikan dimensi, bahwa kunjungan saya ini bukan hanya basa-basi sister city budaya saja, tapi menghasilkan bantuan yang memang riil," tuturnya.

Dari sejumlah kunjungannya ke luar negeri, Emil berhasil memikat pihak asing untuk mengucurkan sejumlah bantuan. Di antaranya, Pemkot Bandung mendapat bantuan dana 4,6 juta euro dari pemerintah Belanda untuk perbaikan pengelolaan distribusi air minum. Kota Bandung juga mendapat enam investor Perancis untuk membantu membangun cable car.

"Bantuan sudah banyak, Singapura bantu sekolah PNS dan smart city. Dari Amerika itu road safety, Belanda menghasilkan 4,6 juta, Perancis dapat cable car, dari Jepang capacity building smart city dan dua biodigester raksasa," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengungkapkan, pemerintah asing bakal percaya jika level wali kota yang datang dan meyakinkan. "Karena itu masalah kehormatan diplomatik. Jaman sekarang kalau mau rejeki harus jemput bola enggak bisa nunggu didatangi. Maka saya terbang ke sana-sini tujuannya sudah saya riset dan pelajari. Maka dipilih yang menghasilkan," ucap Emil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X