Kompas.com - 08/10/2015, 20:03 WIB
Pelari mendaki Gunung Merbabu saat mengikuti lomba lari ultra 60K MesaStila Challenge Ultra 2014 di Magelang, Jawa Tengah, Minggu (10/10/2014). Tak tanggung-tanggung para pelari ini melewati empat gunung yaitu Andong, Merbabu, Telomoyo, dan Gilipetung. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOPelari mendaki Gunung Merbabu saat mengikuti lomba lari ultra 60K MesaStila Challenge Ultra 2014 di Magelang, Jawa Tengah, Minggu (10/10/2014). Tak tanggung-tanggung para pelari ini melewati empat gunung yaitu Andong, Merbabu, Telomoyo, dan Gilipetung.
|
EditorErvan Hardoko

AMBARAWA, KOMPAS.com - Sedikitnya 700 atlet dari dalam dan luar negeri akan mengikuti MesaStila Challenge Ultra, yakni sebuah lomba lari lintas alam yang akan digelar di Ambarawa dan Magelang, Jawa Tengah pada Jumat-Minggu, (9-11/10/2015).

Terdapat lima katagori yang lomba yakni kategori pendek 13, 21, 42 kilometer dan kategori ultra 65 dan 100 kilometer. Untuk kategori pendek akan diselenggarakan pada Minggu (11/10/2015) dengan start dari Stasiun Kereta Api Ambarawa.

Sedangkan untuk kategori ultra peserta akan dilepas dari MESA Hotels & Resorts (MesaStila), Magelang, pada Jumat-Sabtu (9-10/10/2015). "Total peserta yang akan berpatisipasi mencapai 700 peserta, lokal maupun manca negara. Setidaknya sudah ada peserta dari 25 negara yang sudah kontak hendak berpartisipasi," kata Direktur Marketing MESA Hotels & Resorts, Sri Utami, Kamis (8/10/2015).

Khusus kompetisi lari kategori ultra, ujar Sri, baru pertama kali digelar di Indonesia. Peserta akan dipandu tim yang berpengalaman saat melewati sejumlah gunung di Jawa Tengah seperti Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Kegiatan tingkat internasional ini, menurut Sri, mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata Indonesia melalui program Pesona Indonesia.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti menyatakan, lomba lari lintas alam bertaraf internasional MesaStila Challenge Ultra yang kesekian kalinya ini diharapkan dapat mengembangkan wisata olahraga, sekaligus menjual keindahan alam dan mendukung pertumbuhan pariwisata di daerah Jawa Tengah. "Kami sangat mendukung karena mempromosikan keindahan gunung-gunung di Indonesia," ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.