Kompas.com - 26/09/2015, 01:09 WIB
Ribuan tenda untuk menampung umat Islam yang tengah melangsungkan ibadah haji di Mina, di luar kota Mekah, Saudi Arabia, 19 September 2015. Sekitar 3 juta umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Mekah untuk melangsungkan ibadah Haji AP PHOTO / MOSA'AB ELSHAMYRibuan tenda untuk menampung umat Islam yang tengah melangsungkan ibadah haji di Mina, di luar kota Mekah, Saudi Arabia, 19 September 2015. Sekitar 3 juta umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Mekah untuk melangsungkan ibadah Haji
|
EditorFidel Ali

BANJAR, KOMPAS.com – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjar, Dadang Romansyah mengatakan, empat orang jemaah haji asal Kota Banjar, Jawa Barat, telah dipastikan menjadi korban tewas saat tragedi di Mina, Arab Saudi. Keempat korban ini berada di Kloter 61, Kota Banjar, Jawa Barat, atas nama Atang Gumawang (47), Ima Rismawati (30), Maemunah (54) dan Maryati (49).

Atang Gumawang dan Ima Rismawati tercatat sebagai pasangan suami istri, dan informasi para korban tewas ini kali pertama dikabarkan oleh suami almarhumah Maemunah, salah satu korban selamat tragedi Mina, Arab Saudi.

"Ya, kita sudah mendapatkan kabar dari keluarga korban dan pembimbing jemaah asal Banjar di Mina, Jumlah semuanya empat korban tewas termasuk pasangan suami istri yaitu atas nama Atang Gumawang (47), Ima Rismawati (30), asal Lingkungan Cikabuyutan Barat, RT 05 RW 10, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar," jelas Dadang saat dihubungi, Jumat (25/9/2015).

Dadang menambahkan, selain empat korban tewas tercatat ada beberapa jemaah lainnya asal Kota Banjar, Jawa Barat, yang menjadi korban luka-luka di Mina. Mereka sampai sekarang diketahui masih dirawat di rumah sakit terdekat setempat. Korban luka-luka itu yaitu Dikdik Muhamad Tasdik (39), Ira Kusmira (35), Ati Rohayani (49) dan Narikun Ahmad (65).

"Selain itu ada dua calon haji lain masih belum ditemukan," tambah Dadang.

Selain jemaah haji asal Banjar, Jawa Barat, jemaah haji asal Kabupaten Ciamis pun dikabarkan ada yang tewas dalam tragedi Mina atas nama Nana Hendiyana, warga Dusun Saray, Desa Margaluyu, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Sedangkan istri korban bernama Yuli pun sama menjadi mengalami luka-luka dan masih dirawat di rumah sakit setempat.

"Korban meninggal saat lempar jumrah di Mina dan tiba-tiba dia jatuh di pangkuan istrinya Yuli. Keduanya berangkat ke Tanah Suci pada Agustus lalu tergabung dalam kloter 61 Ciamis dan korban menjadi ketua regu di kloter itu," ujar salah seorang keluarga korban Atang. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.