Ini Blok Khusus untuk Gayus di Lapas Gunung Sindur

Kompas.com - 22/09/2015, 18:25 WIB
Gayus Tambunan yang dipindahkan ke LP Sukamiskin sejak Juni 2012 mendapatkan remisi HUT Kemerdekaan RI ke-67 selama tiga bulan. Gayus juga menerima remisi khusus Idul Fitri selama satu bulan. KOMPAS/ALIF ICHWANGayus Tambunan yang dipindahkan ke LP Sukamiskin sejak Juni 2012 mendapatkan remisi HUT Kemerdekaan RI ke-67 selama tiga bulan. Gayus juga menerima remisi khusus Idul Fitri selama satu bulan.
|
EditorCaroline Damanik
BOGOR, KOMPAS.com — Pemindahan terpidana kasus korupsi Gayus Tambunan ke Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur telah dipersiapkan. Salah satunya dengan menambah personel penjagaan di dalam lapas.

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Gunung Sindur Iwan Setiawan mengatakan, persiapan telah dilakukan setelah menerima kabar kepindahan Gayus.

"Informasi kepindahan Gayus kami dapatkan mendadak. Semalam, kami dikabarkan bahwa dia (Gayus) akan dipindahkan ke sini. Untuk itu, kami lakukan berbagai persiapan," ujar Iwan, Selasa (22/9/2015).

Iwan menambahkan, setelah Gayus tiba di Lapas Gunung Sindur, dia akan ditempatkan di blok A.

Blok A disebut blok khusus karena dilengkapi kamera pengawas CCTV di sejumlah titik. Blok tersebut akan dijaga 5 petugas yang dibekali senjata lengkap. Selain itu, ada juga 40 kamera pengawas yang dipasang di tempat ini.

"Blok A terdiri dari 36 ruangan dengan kapasitas satu ruangan untuk tiga orang, yang dilengkapi dengan kamar mandi dan tempat tidur. Nantinya, Gayus dan warga binaan lainnya akan ditempatkan sendiri di ruangan hingga semua ruangan terisi, atau bisa jadi satu ruangan diisi lebih dari satu orang," tambahnya.

Namun, Iwan mengaku bahwa pihaknya belum mendapatkan kepastian kapan Gayus akan tiba di Lapas Gunung Sindur. Ia juga menyatakan tidak akan memberikan perlakuan istimewa kepada Gayus bila telah menjadi penghuni Lapas Gunung Sindur. Hanya, pengamanannya akan diperketat (baca juga: Gayus Tambunan Dipindahkan ke Lapas dengan Pengamanan Maksimum).

"Untuk Gayus tidak ada yang dikhususkan. Kami memiliki ruang kunjungan khusus. Di sini, penghuni lapas tak akan bertemu langsung dengan pengunjung," pungkas Iwan.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menangis Pulang ke Rumah, Bocah 5 Tahun Ternyata Jadi Korban Pencabulan Tetangga

Menangis Pulang ke Rumah, Bocah 5 Tahun Ternyata Jadi Korban Pencabulan Tetangga

Regional
Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

Regional
Korupsi Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola Online, Pegawai BRI Ditahan

Korupsi Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola Online, Pegawai BRI Ditahan

Regional
Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

Regional
Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

Regional
5 Dokter Magang Positif Covid-19, 3 Puskesmas di Kaltim Ditutup Sementara

5 Dokter Magang Positif Covid-19, 3 Puskesmas di Kaltim Ditutup Sementara

Regional
Cerita Warga Masak Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur

Cerita Warga Masak Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur

Regional
Sebulan Dirawat, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Ambon Meninggal

Sebulan Dirawat, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Ambon Meninggal

Regional
Setelah Klaster Keluarga, Penularan Covid-19 Merambah ke Klaster Perkantoran

Setelah Klaster Keluarga, Penularan Covid-19 Merambah ke Klaster Perkantoran

Regional
Kontak dengan Menteri Agama, Sekda dan Gubernur NTB Negatif Covid-19

Kontak dengan Menteri Agama, Sekda dan Gubernur NTB Negatif Covid-19

Regional
Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

Regional
Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Mahasiswa UGM Tenggelam Saat Penelitian di Sungai Oya Bantul

Regional
Umbi Lengkir, Sejenis Porang, Komoditas Ekspor yang Belum Tergarap di Bangka Belitung

Umbi Lengkir, Sejenis Porang, Komoditas Ekspor yang Belum Tergarap di Bangka Belitung

Regional
Wali Kota Probolinggo: Kasus Covid-19 Tiap Hari Bertambah, Ada dari Klaster Pabrik

Wali Kota Probolinggo: Kasus Covid-19 Tiap Hari Bertambah, Ada dari Klaster Pabrik

Regional
Oknum Polisi yang Kedapatan Simpan Sabu Ternyata DPO Kasus Narkoba

Oknum Polisi yang Kedapatan Simpan Sabu Ternyata DPO Kasus Narkoba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X