2,7 Kg Sabu dari Malaysia Gagal Dimasukkan ke Mataram

Kompas.com - 22/09/2015, 13:41 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
MATARAM, KOMPAS.com - Aparat Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu (menthaphetamine) seberat 2.775 gram di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB dan NTT R Syarif Hidayat dalam siaran pers, Selasa (22/9/2015), narkotika jenis sabu ini dibawa oleh Muhammad Ali, salah satu penumpang pesawat AirAsia asal Indonesia dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju BIL.

Penumpang tersebut tiba di BIL sekitar pukul 19.20 Wita, Jumat (18/9/2015). Menurut dia, penggagalan upaya penyelundupan narkotika ini berawal dari analisa profiling aparat Bea dan Cukai di BIL terhadap penampilan, gerak-gerik, dan daerah asal pelaku sejak pertama kali turun dari pesawat dengan nomor penerbangan AK 306, hingga ke ruang pengambilan bagasi.

Menindaklanjuti hasil analisa tersebut, petugas lalu memeriksa barang bawaan pelaku berupa satu buah koper dan satu buah tas tangan. Barang-barang tersebut kemudian diperiksa melalui alat pemindai sinar x.


Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan indikasi adanya barang atau benda mencurigakan yang disembunyikan pelaku pada dinding palsu koper. Guna memastikan adanya benda mencurigakan tersebut, petugas lalu melakukan pemeriksaan badan dan pemeriksaan fisik barang yang disaksikan langsung oleh pelaku.

Hasil pemeriksaan fisik, petugas menemukan empat buah plastik hitam dilapisi lakban warna coklat, berisi butiran kristal putih warna bening dengan berat 2.775 gram yang disembunyikan pada dinding palsu koper.

Setelah dilakukan uji narkotika menggunakan narcotics test kit oleh aparat Bea dan Cukai di bandara, serta uji laboratorium pada Balai Pengujian dan Identifikasi Barang (BPIB) Surabaya, diperoleh kesimpulan bahwa butiran kristal tersebut merupakan narkotika jenis sabu.

Barang haram ini diduga akan dijual dan diedarkan di Indonesia. Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara maksimal 20 tahun, serta denda maksimal Rp 10 miliar.

Guna proses penyelidikan lebih lanjut, pelaku beserta barang bukti akan diserahkan kepada pihak Kepolisian Daerah NTB. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Regional
Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Regional
Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Regional
Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Regional
Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X