Bocah 6 Tahun Meninggal karena Luka Bakar Setelah Dilempar Lampu Teplok

Kompas.com - 22/09/2015, 12:59 WIB
Ilustrasi 
ShutterstockIlustrasi
EditorCaroline Damanik
BIREUEN, KOMPAS.com — Bocah perempuan berusia enam tahun dari Desa Pandrah Janeng, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen, akhirnya meninggal dunia akibat luka bakar serius di tubuhnya.

A mengalami luka bakar serius setelah dilempar lampu teplok oleh tetangganya yang masih ada hubungan keluarga beberapa hari lalu. Kasus yang menimpanya sempat terpendam karena ada pihak-pihak yang tak ingin kasus itu mencuat.

Namun, peristiwa itu diketahui luas setelah rekaman video yang menggambarkan penderitaan A dikirim oleh seseorang ke inbox fanpage Serambinews.com.

Tak jelas di mana video berdurasi 2 menit 5 detik itu direkam. Namun, dalam rekaman itu terlihat seorang bocah yang disebut A berbalut perban di beberapa bagian tubuhnya, seperti di leher dan lengan.

Seorang laki-laki terdengar mewawancarai bocah tersebut yang tengah berbaring di ranjang, seperti ranjang rumah sakit. Dalam video itu, si bocah masih bisa menceritakan peristiwa yang dialaminya secara terbata-bata.

Dia bercerita bagaimana dia dilempar dengan lampu teplok sambil didorong ke bawah dari rumah panggung oleh seseorang. Pamannya sendiri, menurut bocah tersebut, sedang berada di rumah, tetapi sedang tidur. Dia lalu bercerita caranya mencari bantuan untuk memadamkan api yang saat itu membakar tubuhnya. Dia sempat lari ke sumur tetapi tak ada timba, akhirnya dia masuk ke rumah dan akhirnya ditolong.

Berdasarkan penelusuran terhadap informasi dari video tersebut, sumber Serambinews.com menyebutkan bahwa beberapa malam lalu, A dijemput oleh tetangganya yang masih memiliki hubungan keluarga, tetapi belum diketahui identitasnya.

Ibu A sempat menolak anaknya dibawa ke rumah tetangganya itu. Tetapi, akhirnya A tetap dibawa. Belum jelas motifnya, A lalu tiba di rumah tetangganya itu dan dilempar dengan lampu teplok yang membuat tubuh mungil bocah tersebut mengalami luka bakar serius. Pelakunya disebut-sebut perempuan.

Beberapa saat kemudian, tetangga dan keluarga A mengetahui kejadian itu dan segera melarikan korban ke puskesmas terdekat. Karena luka bakarnya cukup serius, korban dirujuk ke RSUD dr Fauziah Bireuen.

Selanjutnya, A dirujuk ke RSU Zainoel Abidin Banda Aceh. Kabar terbaru yang diterima, A akhirnya meninggal dunia pada 16 September 2015 ketika masih dalam perawatan tim medis rumah sakit tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Pandrah Ipda Tarmizi membenarkan kejadian yang menimpa seorang bocah berinisial A dari Desa Pandrah Janeng, Kecamatan Pandrah, Bireuen.

Polisi sedang mengusut dan mengembangkan kasus dugaan pembakaran terhadap A yang menyebabkan korban meninggal.

“Kami sudah berusaha memintai keterangan orangtua korban, tetapi belum bisa karena mereka masih berduka,” kata Tarmizi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukun Beranak Bawa Kabur Bayi Hasil Aborsi Saat Sang Ibu Pendarahan

Dukun Beranak Bawa Kabur Bayi Hasil Aborsi Saat Sang Ibu Pendarahan

Regional
Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Regional
Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Regional
Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Regional
Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Regional
Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Regional
Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Regional
Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Regional
Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Regional
Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Regional
Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Regional
Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Regional
Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X