NU Minta Raja Arab Saudi Tepati Janji soal Santunan bagi Korban "Crane"

Kompas.com - 19/09/2015, 15:40 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj KOMPAS.com/Indra AkuntonoKetua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siradj
|
EditorKistyarini
SURABAYA, KOMPAS.com — Nahdlatul Ulama (NU) berharap Kerajaan Arab Saudi menepati janji soal santunan kepada anggota jemaah haji asal Indonesia yang menjadi korban peristiwa ambruknya crane di Masjidil Haram, pekan lalu.

"Kami harap Pemerintah Arab Saudi menepati janjinya memberikan santunan berupa uang duka sebesar 1 juta riyal atau Rp 3,8 miliar untuk satu orang korban meninggal," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj seusai membuka Kongres Fatayat NU di Surabaya, Sabtu (19/9/2015).

Tidak hanya dalam hal memberikan uang duka, kata Said, Pemerintah Arab Saudi juga diharapkan menepati janjinya soal akan membiayai dua anggota keluarga korban meninggal untuk menunaikan ibadah haji.

"Kita tunggu janji-janjinya, jangan sampai tidak ditepati," ujarnya.

Menurut Said Aqil, peristiwa robohnya crane itu adalah musibah yang tidak terduga sehingga tidak perlu saling menyalahkan.

"Peristiwa itu benar-benar musibah dan ujian bagi jemaah haji," ujarnya.

Santunan senilai 1 juta riyal dari Raja Arab Saudi juga dijanjikan kepada korban anggota jemaah haji yang mengalami cacat fisik tetap, sementara korban luka mendapat santunan 500.000 riyal atau Rp 1,9 miliar.

Sepekan setelah peristiwa ambruknya crane di Masjidil Haram, total 11 korban meninggal dari anggota jemaah haji asal Indonesia sudah dimakamkan. Sebanyak 23 anggota jemaah yang luka telah kembali ke kloter masing-masing dan 19 anggota jemaah masih dirawat di rumah sakit milik Pemerintah Arab Saudi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Korban Kami Lihat Terbaring di Tepi Sungai, lalu Kami Perkosa Secara Bergantian'

"Korban Kami Lihat Terbaring di Tepi Sungai, lalu Kami Perkosa Secara Bergantian"

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Regional
Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Regional
Gubernur Sulsel Tunjuk 7 Pjs Gantikan Bupati yang Cuti Kampanye, Ini Rinciannya...

Gubernur Sulsel Tunjuk 7 Pjs Gantikan Bupati yang Cuti Kampanye, Ini Rinciannya...

Regional
Kota Malang Masih Zona Merah, Jalan Ijen Ditutup Saat Akhir Pekan

Kota Malang Masih Zona Merah, Jalan Ijen Ditutup Saat Akhir Pekan

Regional
Temukan Wanita Pingsan di Pinggir Sungai, Bukannya Ditolong Malah Diperkosa 5 Pria

Temukan Wanita Pingsan di Pinggir Sungai, Bukannya Ditolong Malah Diperkosa 5 Pria

Regional
3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RS Abdul Manap Jambi Ditutup

3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RS Abdul Manap Jambi Ditutup

Regional
Bupati Serang dan Pandeglang Cuti Kampanye, Wagub Banten Tunjuk 2 Pjs

Bupati Serang dan Pandeglang Cuti Kampanye, Wagub Banten Tunjuk 2 Pjs

Regional
Ketua PN Lubuk Basung Sumbar Meninggal karena Tenggelam di Kolam Renang

Ketua PN Lubuk Basung Sumbar Meninggal karena Tenggelam di Kolam Renang

Regional
Kasus Positif Covid-19 di Riau Bertambah 263 dan Sembuh 195 Orang

Kasus Positif Covid-19 di Riau Bertambah 263 dan Sembuh 195 Orang

Regional
Sekda Bener Meriah dan Istrinya Positif Covid-19, Jalani Karantina Mandiri

Sekda Bener Meriah dan Istrinya Positif Covid-19, Jalani Karantina Mandiri

Regional
Seorang Wanita Tewas usai Diperkosa 5 Pria di Pinggir Sungai

Seorang Wanita Tewas usai Diperkosa 5 Pria di Pinggir Sungai

Regional
Menangis dan Celana Berlumuran Darah Saat Tiba di Rumah, Bocah SD Ini Mengaku Dicabuli Tetangga

Menangis dan Celana Berlumuran Darah Saat Tiba di Rumah, Bocah SD Ini Mengaku Dicabuli Tetangga

Regional
Gegara Kata 'Nyawiji', Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Wonogiri Gagal

Gegara Kata "Nyawiji", Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Wonogiri Gagal

Regional
Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Tes Swab di Pondok Pesantren

Cegah Covid-19, Pemkot Surabaya Mulai Lakukan Tes Swab di Pondok Pesantren

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X