Pegawai Bank Sebut Oknum Polisi Bireun Tidak Berniat Merampok

Kompas.com - 15/09/2015, 21:37 WIB
Ilustrasi KOMPASIlustrasi
|
EditorErvan Hardoko

MEDAN, KOMPAS.com - Informasi berbeda terkait dugaan keterlibatan Briptu Chaidir, anggota Polres Bireun, Provinsi NAD, dalam sebuah perampokan di Bank BRI Unit Jalan Stasiun Deli Tua Medan, diperoleh dari seorang karyawan bank tersebut.

Karyawan bank yang minta identitasnya dirahasiakan tersebut mengatakan tersangka sebenarnya tidak bermaksud merampok bak itu. Dia ingin melakukan transfer uang, tetapi karena bank sudah akan tutup maka permintaan itu ditolak.

“Awalnya mereka datang ke bank mau transfer uang ke rekening (bank) lain. Tapi karena bank sudah mau tutup maka kami sarankan transfer dilakukan besok saja. Tapi si pelaku tetap ngotot,” ujar pegawai bank tersebut.

Dia menambahkan, penolakan itu yang membuat tersangka naik pitam dan langsung mengeluarkan amarahnya. Akibatnya terjadi keributan hingga petugas satpam yang berjaga di luar masuk ke dalam bank.

“Si pelaku langsung marah-marah sama pegawai bank dan terjadilah keributan. Terus nggak lama petugas satpam kita masuk ke dalam. Satpam sebenarnya sudah menjelaskan, tapi si pelaku tetap saja ngotot ingin melakukan transfer. Kemudian satpam dan pelaku terlibat pukul-pukulan sampai ke luar bank. Nah disitulah senjata api meletus dan mengenai seorang nasabah bank kami,” papar si pegawai.

Seperti di beritakan sebelumnya, Briptu Dian Chaidir, anggota Polri yang sehari-hari bertugas Mapolresta Bireun, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) diduga terlibat dalam aksi perampokan di kantor BRI Unit Jalan Stasiun Deli Tua, Jalan Brigjen Zein Hamid, Medan. Saat ini ,  tersangka sudah di amankan Mapolsekta Deli Tua, Kota Medan.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X