Oknum Anggota Polres Bireun Diduga Terlibat Perampokan di Medan

Kompas.com - 15/09/2015, 21:15 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorErvan Hardoko

MEDAN, KOMPAS.com – Briptu Dian Chaidir, anggota Polri yang sehari-hari bertugas Mapolresta Bireun, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) diduga terlibat dalam sebuah aksi perampokan di depan kantor BRI Unit Jalan Stasiun Deli Tua, Jalan Brigjen Zein Hamid, Medan, Selasa (15/9/2015).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kompas.com dari kepolisian, pelaku yang berdomisili di Desa Bandar Bireun, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireun, NAD, saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsekta Deli Tua.

Kapolsekta Deli Tua AKP Daniel Marunduri ketika dikonfirmasi membenarkan aksi perampokan yang melibatkan oknum polisi. “Iya, memang ada aksi perampokan. Saat ini pelaku sedang kita periksa dan kita mintai keterangannya," kata Daniel.


Saat ditanya terkait korban dalam aksi perampokan tersbeut, Daniel membenarkan. "Ada korbannya, saat ini masih dirawat di rumah sakit. Korban mengalami luka tembak di bagian rusuk kiri hingga tembus ke pundak,” ungkapnya.

Sementara itu, korban perampokan yang melibatkan oknum polisi itu diketahui bernama Darwin Shah Berutu (50), warga Jalan Purwo, Deli Tua, Kota Medan. Akibat tertembak, Darwin kini dalam kondisi kritis dan masih dirawat intensif di RS H Adam Malik Medan.

Seorang saksi mata, Ari (45) seorang pedagang buah yang berjualan persis di samping Bank BRI Deli Tua mengatakan sempat melihat dua pelaku perampokan datang dengan mengunggang sepeda motor jenis Honda Megapro dengan nomor polisi BK 2192 ADR.

“Kedua pelaku masuk ke dalam bank yang sudah mau tutup. Terus aku dengar suara keributan di dalam. Terus nggak lama satpam ikut masuk ke dalam karena ada ribut-ribut. Pelaku kemudian terlibat baku puku; dengan satpam sampai ke luar bank. Satpam itu namanya Immanuel Adinata Saragih,” ujar Ari.

Ari menambahkan, keributan di luar kantor bank membuat korban ikut keluar gedung. Naas, saat salah seorang pelaku melepaskan tembakan yang langsung mengenai tubuh korban. “Saat korban tergeletak, warga langsung menangkap pelaku. Tak lama warga membawa si korban ke rumah sakit,” lanjut Ari.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Regional
Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Regional
TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X