Kompas.com - 15/09/2015, 00:02 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorFidel Ali

UNGARAN, KOMPAS.com - Enam begal terbukti kewalahan melumpuhkan seorang tukang sayur yang hendak mereka rampas sepeda motornya. Bahkan satu di antara anggota begal tersebut pada akhirnya bisa ditangkap oleh para tukang sayur, rekan korban.

Aksi bak film laga itu menimpa seorang pedagang sayur keliling bernama Lasno (31), warga Dusun Sawung, Desa Belimbing, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. Lasno dirampok komplotan begal di Jalan Raya Bantir, Desa Losari, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang pada Minggu (13/9/2015) dinihari kemarin.

Seperti biasa, Lasno setiap dinihari sudah berangkat ke Pasar Sumowono untuk kulakan bakal dagangan sayurnya. Setelah selesai kulakan, Lasno pulang ke Kendal untuk segera menjajakan daganyannya pada keesokan paginya. Namun saat sampai di lokasi kejadian, korban dicegat pelaku yang berupaya merampas tas dan sepeda motor yang ia tumpangi.

Pelaku sempat merampas kunci sepeda motor dan menarik narik tas korban. Namun diluar dugaan, korban melawan meski kalah jumlah. Dalam duel yang tidak adil itu, pelaku memukuli korban menggunakan kayu hingga terluka.

"Korban dipukuli kayu hingga kepala dan lengannya terluka. Akhirnya pelaku kabur hanya berhasil merampas kunci sepeda motor korban," ungkap Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Herman Sophian, Senin (14/9/2015).

Gagal mendapatkan rampasan, pelaku yang berboncengan menggunakan tiga motor itu kemudian kabur ke arah Boja (Kendal). Nyaris dalam waktu yang bersamaan, peristiwa itu diketahui oleh teman-teman korban sesama pedang sayur yang kebetulan lewat. Tak lama, terjadilah aksi pengejaran para begal dengan para tukang sayur yang masih lengkap dengan gerobak sayurnya itu.

Aksi pengejaran itu bahkan sampai berkilo-kilometer hingga sampai di Kecamatan Limbangan, Kendal. Lantaran dikejar banyak tukang sayur, komplotan begal itupun kocar kacir. Hingga akhirnya salah seorang dari pelaku, Minute (18) warga Ngaliyan, Kota Semarang tertangkap berikut sepeda motor Suzuki Satria milik pelaku.

Pelaku yang tertinggal dengan lima rekannya itu kemudian diamankan di Polsek Limbangan, Kendal sebelum pada akhirnya dilimpahkan ke Polres Semarang untuk penyelidikan lebih lanjut. Berbekal keterangan dan kesaksian pelaku, polisi sedang mencari sisa komplotan begal yang kabur.

"Mereka ternyata warga kota Semarang dan kebanyakan masih di bawah umur. Kami masih melakukan pengintaian dengan Resmob untuk menangkap duga otak," kata Herman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.