Asap Kiriman Ganggu Belasan Jadwal Penerbangan di Balikpapan Setiap Hari

Kompas.com - 12/09/2015, 20:07 WIB
Petugas pemadam kebakaran, rangers, tentara dan aktivis lingkungan memadamkan kebakaran hutan di Kampar, Riau, 8 September 2015. Kabut asap dari kebakaran hutan di Indonesia, mengakibatkan pembatalan penerbangan dan peringatan bagi warga untuk tetap tinggal di dalam rumah. AFP PHOTO / ALFACHROZIEPetugas pemadam kebakaran, rangers, tentara dan aktivis lingkungan memadamkan kebakaran hutan di Kampar, Riau, 8 September 2015. Kabut asap dari kebakaran hutan di Indonesia, mengakibatkan pembatalan penerbangan dan peringatan bagi warga untuk tetap tinggal di dalam rumah.
|
EditorSandro Gatra

BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Kabut asap mengganggu penerbangan di Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan, Kalimantan Timur. Asap mengganggu hingga belasan jadwal penerbangan, baik keberangkatan maupun kedatangan setiap harinya.

Pada Jumat (11/9/2015), empat jadwal penerbangan dari SAMS Sepinggan mengalami penundaan (delay), terutama tujuan Banjarmasin, Samarinda, dan Pontianak. Dua penerbangan, yakni Garuda dan Wings Air bahkan membatalkan penerbangan.

“Terganggu rata-rata empat (jadwal) yang berangkat dan empat yang datang. Rata-rata cancel juga tiga penerbangan. Delay bisa sampai hampir empat jam,” kata Humas PT Angkasa Pura I Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Awaluddin, Sabtu (12/9/2015).

Ia mencontohkan, pada Jumat, pesawat Kalstar tujuan Pontianak seharusnya terbang pukul 10.00, tetapi baru bisa terbang pukul 14.09. Kedatangan pesawat dari sejumlah daerah, terutama Banjarmasin dan Samarinda, juga mengalami keterlambatan. Keterlambatan mulai dari 16 menit hingga empat jam.

“(Delay) kedatangan sampai ada yang terlambat 4 jam 9 menit,” kata Awaluddin. (baca: BMKG Samarinda: Titik Api Bekurang, Kabut Asap Meningkat)

Gangguan pada penerbangan sudah terjadi di hari-hari sebelumnya. Pada Kamis (10/9/2015), sebanyak 12 jadwal keberangkatan mengalami penundaan dan tujuh jadwal kedatangan mengalami keterlambatan. 

Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balikpapan, Imam Mashudi mengatakan, Balikpapan memang mulai diselimuti asap satu minggu terakhir. Asap tersebut kiriman dari Kalsel, Kalteng, dan Kalbar. Walau diselimuti asap, jarak pandang tidak parah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pagi memang 3.000 meter dari biasanya 7.000 meter. Jarak pandang siang masih 8.000-9.000 meter. Tidak terganggu di Sepinggan. Teknologi yang dimiliki bandara Sepinggan masih memampukan pesawat terbang dan mendarat meski jarak pandang kurang 2.000 meter. Bandara lain tidak bisa. Berau saja harus lebih dari 2.000 meter. Tergantung bandara masing-masing,” kata Imam. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.