Ekonomi Lesu, 1.305 Karyawan di Jawa Tengah Terkena PHK

Kompas.com - 11/09/2015, 17:19 WIB
Ribuan buruh se-Jabodetabek berjalan menuju Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2015). Mereka berunjuk rasa menuntut 10 poin kepada Pemerintah salah satunya menolak ancaman pemutusan hubungan kerja terhadap buruh akibat melemahnya nilai rupiah. WARTA KOTA / ANGGA BHAGYA NUGRAHARibuan buruh se-Jabodetabek berjalan menuju Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2015). Mereka berunjuk rasa menuntut 10 poin kepada Pemerintah salah satunya menolak ancaman pemutusan hubungan kerja terhadap buruh akibat melemahnya nilai rupiah.
|
EditorErvan Hardoko

SEMARANG, KOMPAS.com — Melemahnya ekonomi Indonesia sudah berdampak pada sektor industri padat karya di Provinsi Jawa Tengah selama semester pertama 2015. Berdasarkan  data Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan selama periode Februari hingga Agustus 2015, telah terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.305 orang karyawan.

"Sebagian besar di industri garmen, tekstil, plastik, dan outsourcing," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Dinkertransduk) Provinsi Jawa Tengah Wika Bintang, Jumat (11/9/2015) siang.

Sebagian besar PHK terjadi di wilayah Solo Raya dan Kota Semarang. Gelombang PHK ini bahkan berlanjut hingga memasuki bulan ketiga pada semester kedua tahun ini. "Pada Agustus hingga beberapa bulan ke depan, diperkirakan ada PHK 1.185 karyawan lagi. Sejauh ini, Solo paling banyak, yaitu sekitar 40 persenan, disusul Kota Semarang 30 persen. Sisanya merata di beberapa kabupaten/kota," kata Wika.

Sebelumnya, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Pembelaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah, Agung Wahono, mengatakan, tekanan paling berat akibat pelemahan nilai tukar rupiah dirasakan sektor manufaktur. Berdasarkan catatan Apindo, sedikitnya 500 tenaga kerja di sektor ini sudah dirumahkan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X