Bagong, Sapi Senilai Rp 70 Juta yang Hobi Pijat dan Minum Jamu

Kompas.com - 09/09/2015, 15:52 WIB
Seekor sapi jenis simental berbobot 1,1 ton ini dibanderol Rp 70 Juta oleh pemiliknya, Nur Waluyo, warga Desa Polengan, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. KOMPAS.com/Ika FitrianaSeekor sapi jenis simental berbobot 1,1 ton ini dibanderol Rp 70 Juta oleh pemiliknya, Nur Waluyo, warga Desa Polengan, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.
|
EditorCaroline Damanik

Nur menceritakan, setiap hari, Bagong mendapat asupan makanan tiga kali sehari dengan jenis makanan yang berbeda. Dalam sehari, Bagong mampu menghabiskan 20 kilogram konsentrat, 50 kilogram rumput kalanjana, dan jerami.

"Bagong juga makan buah-buahan seperti semangka dan pepaya. Selain itu, saya juga beri ketela pohon karena bagus untuk daya tahan tubuhnya," kata Nur.

Untuk minuman, kata Nur, Bagong kerap diberi jamu herbal yang dinilai baik untuk menjaga kesehatannya. Nur meracik sendiri jamu tersebut, berupa hasil fermentasi berbagai macam tanaman herbal.

"Jamu ini juga memiliki efek mengantuk sehingga tidak ada pembakaran lemak pada tubuh Bagong. Kalau habis minum setiap pagi dan sore, pasti dia tidur," ungkap Nur berbagi tips.

Selain mengatur asupan makanan, Nur juga memberikan perlakuan khusus pada sapi berwarna kecoklatan itu. Dia sering memijat sapi tersebut setiap tiga minggu sekali dan memandikannya dengan air garam.

"Kalau pijat tergantung kondisinya juga, seperti kalau lagi terlihat pincang karena kelelahan," ujarnya.

Tidak hanya itu, Nur bahkan memperhatikan kondisi psikologis sang sapi. Beberapa waktu terakhir, Bagong terpaksa "disembunyikan" di rumah kerabatnya di Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, karena banyak warga yang ingin melihatnya.

"Kalau terlalu lama dibiarkan di alam terbuka, sapi mudah stres, apalagi belakangan banyak dicari orang. Kalau stres, bobotnya pasti menyusut drastis," katanya.

Semua informasi tentang perawatan sapi jenis simental ini, lanjut Nur, diperolehnya dari membaca dan berselancar di internet. Nur mengaku tidak segan untuk berbagai ilmu kepada masyarakat, terutama sesama petani dan peternak sapi.

"Saya berharap pemerintah tidak lagi menggembar-gemborkan sapi impor karena sapi lokal juga tidak kalah berkualitas asal baik perawatannya," ujar Nur.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Regional
Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Regional
Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Regional
Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
600 Rumah Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Tetapkan Status Darurat Bencana

600 Rumah Terendam Banjir, Wali Kota Banjarmasin Tetapkan Status Darurat Bencana

Regional
Namanya Dicatut untuk Menipu, Bupati Purbalingga Lapor Polisi

Namanya Dicatut untuk Menipu, Bupati Purbalingga Lapor Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X