Kompas.com - 08/09/2015, 15:04 WIB
Sapi jenis limosin berbobot 1,3 ton milik kelompok peternak Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto yang sudah ditawar Rp 60 Juta namun belum dilepas. Surya/SutonoSapi jenis limosin berbobot 1,3 ton milik kelompok peternak Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto yang sudah ditawar Rp 60 Juta namun belum dilepas.
EditorCaroline Damanik
JOMBANG, KOMPAS.com — Jelang hari raya Idul Adha, harga hewan kurban mulai meningkat seiring tingginya permintaan. Bahkan, di Jombang, ada kelompok peternak sapi membuka lelang untuk seekor sapi jenis limosin berbobot 1,3 ton.

Kelompok peternak sapi tersebut berada di Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto. Sapi yang berumur tiga tahun ini sudah ditawar Rp 60 juta, tetapi belum dilepas.

"Yang menawar seorang dari Pasuruan dengan nilai Rp 60 juta, tetapi belum kami lepas. Sekarang kami lelang saja, minimal Rp 80 juta, baru kami pertimbangkan," kata Ali Badrun (49), salah satu anggota kelompok peternak Dusun Bapang tersebut, Selasa (8/9/2015).

Ali menjelaskan, sapi berwarna kecoklatan ini dibeli dua tahun lalu oleh kelompoknya saat masih berbobot di bawah 5 kuintal, dengan harga Rp 15 juta.

Dengan perawatan yang memenuhi standar, kini bobotnya mencapai 1,3 ton.

Menurut Ali, selain sapi berbobot 1,3 ton tersebut, daerah yang dikenal sebagai sentra ternak sapi dan kambing ini juga menyediakan sapi dan kambing berbagai jenis yang siap untuk dijadikan hewan kurban.

"Kami memang sengaja melakukan usaha penggemukan sapi dan kambing untuk dijual pada Idul Adha. Yang ke sini bukan hanya orang yang berkurban, melainkan banyak juga pedagang hewan kurban," imbuhnya.

Ali merinci, untuk sapi, jumlah yang ada di kelompoknya sekitar 80 ekor. Adapun kambingnya berjumlah sekitar 200 ekor. Penggemukan sapi dan kambing dipisah.

"Untuk sapi, tempatnya di lahan seluas 800 meter persegi, jumlahnya 80 ekor. Untuk kambing, tempatnya di lahan seluas 600 meter persegi, dengan jumlah 200 ekor," tambah Ali.

Mengenai harga, Ali menyebut bahwa sapi dilepas Rp 17 juta hingga Rp 27 juta per ekor. Adapun harga kambing dari Rp 1,8 juta hingga Rp 3,5 juta.

"Harga mengikuti bobot. Sapi di sini rata-rata berbobot 7 kuintal, dengan harga Rp 27 juta. Kambing terbesar Rp 3,5 juta," kata Ali.

Ali menambahkan, sapi jenis limosin, simental, dan brahman yang ada di kelompoknya dibeli dari sejumlah daerah. Di antaranya Nganjuk, Lamongan, dan Malang.

"Untuk penjualannya, baik sapi maupun kambing hanya untuk wilayah Jombang. Itu saja kami sudah kewalahan melayani," tutur Ali.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X