Kompas.com - 03/09/2015, 14:23 WIB
Pesawat komersil terbang sebelum Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru lumpuh selama tiga jam akibat pekatnya kabut asap, Kamis (20/6/2013). Kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan yang melanda wilayah Riau menyebabkan jarak pandang hanya mencapai 750 meter sehingga sejumlah penerbangan terpaksa ditunda dan dialihkan. TRIBUN PEKANBARU/MELVINAS PRIANANDA MELVINAS PRIANANDAPesawat komersil terbang sebelum Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru lumpuh selama tiga jam akibat pekatnya kabut asap, Kamis (20/6/2013). Kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan yang melanda wilayah Riau menyebabkan jarak pandang hanya mencapai 750 meter sehingga sejumlah penerbangan terpaksa ditunda dan dialihkan. TRIBUN PEKANBARU/MELVINAS PRIANANDA
EditorCaroline Damanik
PEKANBARU, KOMPAS.com — Aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II di Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (3/9/2015 siang, lumpuh akibat jarak pandang menurun drastis karena pekatnya kabut asap kebakaran lahan dan hutan.

Hingga siang, tidak ada pesawat yang mendarat di Bandara Pekanbaru akibat asap, dan sebelumnya hanya beberapa pesawat yang dapat lepas landas, yakni Garuda Indonesia dan Lion Air.

Pada sekitar pukul 11.15 WIB, maskapai Citilink memastikan penerbangan rute Pekanbaru-Yogyakarta dibatalkan. Pembatalan ini adalah yang kedua secara beruntut pada dua hari terakhir.

"Benar, penerbangan dari Pekanbaru tujuan Yogyakarta dan sebaliknya telah dibatalkan lagi," kata Direct Sales Manager Citilink Pekanbaru, Ridwan, kepada Antara di Bandara SSK II.

Sementara itu, sekitar 10 penerbangan untuk rute domestik dari dan menuju Bandara Pekanbaru hingga siang ini masih mengalami penundaan tanpa kepastian berangkat.

Selain itu, empat penerbangan internasional dari dan menuju Pekanbaru, seperti Air Asia tujuan Kuala Lumpur dan Silk Air tujuan Singapura, juga ditunda tanpa kepastian.

Kini ratusan calon penumpang memadati ruang tunggu bandara. Mereka masih berharap masih bisa berangkat pada hari ini, meski ada penundaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya sudah dua kali pembatalan ke Yogyakarta dengan Citilink. Saya masih berharap sore ini bisa berangkat dengan pesawat apa saja," kata seorang calon penumpang, Dewi Indarti (45).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kota Pekanbaru menyatakan, jarak pandang di Pekanbaru pada Rabu pagi tinggal menyisakan sekitar 200 meter. Jarak tersebut sangat berbahaya karena jarak pandang minimal untuk aktivitas penerbangan adalah 1.000 meter.

Berdasarkan satelit Terra dan Aqua, terdapat 177 titik panas tersebar di Provinsi Riau. Dari jumlah itu, sebanyak 107 dipastikan adalah titik api kebakaran.

Titik api paling banyak terdapat di Kabupaten Pelalawan, yakni 48 titik, kemudian Indragiri Hilir 14 titik, Indragiri Hulu 27 titik, Kuantan Singingi 12 titik, serta Bengkalis dan Rokan Hulu masing-masing dua titik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.