Kompas.com - 01/09/2015, 18:15 WIB
Asap pekat dari kebakaran lahan gambut di Plintung, Medan Kampai, Dumai, Riau, Selasa (18/3). Titik api di Plintung masih banyak dan kabut asap juga masih tebal. Pemadaman dilakukan melalui darat dan bom air dari helikopter. KOMPAS/LUCKY PRANSISKA LUCKY PRANSISKAAsap pekat dari kebakaran lahan gambut di Plintung, Medan Kampai, Dumai, Riau, Selasa (18/3). Titik api di Plintung masih banyak dan kabut asap juga masih tebal. Pemadaman dilakukan melalui darat dan bom air dari helikopter. KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
EditorCaroline Damanik
PEKANBARU, KOMPAS.com - Sejumlah sekolah di Kota Pekanbaru libur dari aktivitas belajar mengajar, Selasa (1/9/2015), karena polusi asap kebakaran lahan dan hutan dinilai membahayakan kesehatan anak.

"Memang benar, ada sekolah yang diliburkan terutama TK, PAUD dan SD untuk kelas satu hingga tiga. Kesehatan jauh lebih penting," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Zulfadil di Pekanbaru.

Dia mengatakan pihaknya memberikan kewenangan kepada kepala sekolah untuk mengambil keputusan dengan cepat demi kesehatan para siswanya, apabila kondisi asap dinilai sudah sangat berbahaya. Sejumlah sekolah yang libur berada di daerah yang kondisi asapnya pekat, seperti di Kecamatan Rumbai dan Kecamatan Tampan.

"Kalau kondisi asap sudah masuk ke ruang kelas, anak jadi batuk-batuk tak bisa belajar, maka pihak sekolah bisa langsung meliburkan tanpa perlu menunggu keputusan dari dinas pendidikan," katanya.

Menurut dia, kondisi polusi asap di tiap area berbeda-beda sehingga pihak sekolah diberi kebebasan untuk melakukan kebijakan meliburkan siswa. Ia mengatakan Disdik Pekanbaru secara rutin meminta laporan kondisi polusi asap dari Badan Lingkungan Hidup Pekanbaru dan kondisi udara pada laporan terakhir menunjukan level sedang.

"Saya juga tidak mau mengambil risiko memaksakan siswa sekolah karena kondisi asap tidak bisa disamaratakan. Belajar bisa ditunda, tapi kalau sekarang kita hirup asap, maka dampaknya bisa jangka panjang untuk kesehatan," ujarnya.

Kabut asap hingga kini masih terus menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, bahkan pada Selasa pagi jarak pandang menurun drastis hanya berkisar satu kilometer. Berdasarkan data Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika stasiun Pekanbaru yang dirilis pada Selasa pagi terdapat sejumlah daerah lainnya yang turut diselimuti kabut asap yakni Rengat, Indragiri Hulu dengan jarak pandang satu kilometer.

Kemudian, Kabupaten Pelalawan dengan jarak pandang dua kilometer dan Kota Dumai dengan jarak pandang berkisar empat kilometer.

Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin, menjelaskan berdasaran citra satelit Terra dan Aqua pada Senin pukul 05.00 WIB terdapat 82 titik panas yang tersebar di 10 kabupaten dan kota se Riau. Kabupaten Indragiri Hulu, Pelalawan dan Kampar merupakan daerah dengan jumlah titik panas terbanyak.

"Di Pelalawan terdeteksi sebanyak 33 titik panas, Indragiri Hulu 17 titik panas dan Kampar 12 titik panas," jelasnya.

Sementara itu, dari 82 titik panas yang terdeteksi, 54 diantaranya dipastikan merupakan titik api dengan tingkat kepercayaan diatas 70 persen yang tersebar di sembilan kabupaten di Riau.

Ia menjelaskan di Kampar terdapat sembilan titik api, Pelalawan dengan 23 titik api dan Indragiri Hulu dengan 10 titik api. Sementara itu di Indragiri Hilir dan Rokan Hulu masing-masing terdapat empat titik api, Kabupaten Bengkalis, Dumai, Kuantan Singingi dan Siak masing-masing satu titik api.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.