Kompas.com - 28/08/2015, 11:36 WIB
|
EditorCaroline Damanik
AMBON, KOMPAS.com - Sekitar 80 anak yang tergabung dalam Pusat Pelatihan Sepak Bola Maluku (PPSM) mengikuti latihan sepak bola dari salah satu klub lokal di Belanda, SC Jong Ambon di Lapangan Merdeka Ambon, Jumat (28/8/2015).

Anak-anak yang umumnya dibawa usia 15 tahun ini mulai menjalani coaching clinic dari sejumlah pemain, tim pelatih dan pelatih kipper asal SC Jong Ambon itu sejak pukul 08.00 WIT. Sejumlah metode pelatihan pun diajarkan kepada puluhan anak ini.

Di sela latihan tersebut, Koordinator PPSM Arce Pituley mengatakan tujuan dari coaching clinic adalah untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak dan juga pelatih lokal untuk lebih meningkatkan kemampuan dalam sepak bolah dan kepelatihan.

“Sasaran kegiatan ini yaitu memberikan ilmu soal sepak bola dan kepelatihan kepada anak-anak usia dini dan juga pada pelatih PPSM,” ujarnya.

Dia mengatakan, umumnya anak-anak yang dilatih itu berada di dalam dua kelompok usia, yakni usia di bawah 15 tahun dan usia di bawah 11 tahun. Mereka nantinya akan menjalani latihan selama tiga hari oleh SC Jong Ambon.

“SC Jong Ambon ini adalah klub lokal di Belanda mereka datang ke sini atas undangan Wali Kota Ambon. Jadi nanti selama tiga hari mereka akan melatih anak-anak ini. Mereka juga akan melakoni laga persahabatan dengan tim Selection Ambon sebentar nanti,” ujarnya.

Dia berharap, pelatihan itu nantinya dapat dimanfaatkan oleh pelatih dan puluhan anak-anak tersebut. Dia juga berharap kepada pemerintah Kota Ambon dan Asosiasi Sepak Bola yang ada di Maluku dapat terus menjalin kerjasama dengan SC Jong Ambon untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak di Ambon.

“Saya juga berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai di sini, mungkin ke depan Pemkot dan Sosiasi Sepak Bola di Maluku ke depannya bisa menjalin kerjasama untuk mendatangkan instruktur dari sana (Belanda), bukan cuma untuk melatih PPSM tapi seluruh komponen sepak bola di Maluku ini,” harapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.