Kabut Asap Tebal Selimuti Ogan Ilir hingga Ganggu Pernapasan

Kompas.com - 28/08/2015, 11:07 WIB
Kabut asap makin tebal menyelimuti kawasan Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kabut asap membuat jarak pandang menjadi sangat terbatas, terutama di pagi hari. KOMPAS.com/AMRIZAKabut asap makin tebal menyelimuti kawasan Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kabut asap membuat jarak pandang menjadi sangat terbatas, terutama di pagi hari.
|
EditorGlori K. Wadrianto

OGAN ILIR, KOMPAS.com - Kabut asap makin tebal menyelimuti kawasan Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kabut asap membuat jarak pandang menjadi sangat terbatas, terutama di pagi hari. Pengendara kendaraan baik roda dua maupun roda empat masih menyalakan lampu meski hari sudah siang.

Kabut asap ini berasal dari kebakaran lahan gambut yang terjadi sejak satu bulan terakhir. Kabut asap itu semakin parah di waktu pagi dan malam hari.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, di eks Kantor Pemkab Ogan Ilir dan sebuah masjid besar terlihat samar karena tertutup kabut asap. Termasuk sebuah menara base transceiver station milik pt telkom pun hanya terlihat samar.

Sejumlah pelajar yang biasa beraktivitas di pagi hari mengeluhkan kondisi ini.  Rahma, salah seorang pelajar mengatakan, kabut asap membuat mata mereka menjadi perih dan napas terasa sesak. Kondisi itu semakin terasa karena Rahma menggunakan kendaraan bentor (motor roda tiga) ketika pergi ke sekolah.

“Mata terasa perih karena asap pak, apa lagi saat naik bentor ke sekolah, terasa lebih perih lagi,” ujar Siswa SMPN 2 Palem Raya Ogan Ilir ini.

Pendapat yang sama diakatakan sejumlah anak-anak yang sedang bersepeda. Fadlan salah satu anak mengatakan, kabut asap membuat jarak pandang menjadi terbatas.  Fadlan juga merasakan tenggorokan menjadi perih dan gatal karena menghirup kabut asap. “Penglihatan jadi kurang pak, tenggorokan juga gatal,” kata Fadlan.

Kondisi kabut asap ini sudah berlangsung lebih dari satu minggu. Kabut asap muncul akibat adanya kebakaran lahan gambut di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Ogan Ilir. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.