Perang Yel-Yel Warnai Hari Pertama Kampanye Pilkada Semarang 2015

Kompas.com - 27/08/2015, 23:15 WIB
Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2015 di depan Kantor KPU Semarang Jalan Ahmad Yani, Ungaran, Kamis (27/8/2015) siang. kompas.com/ syahrul munirDeklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2015 di depan Kantor KPU Semarang Jalan Ahmad Yani, Ungaran, Kamis (27/8/2015) siang.
|
EditorFarid Assifa
UNGARAN, KOMPAS.com - Ratusan pendukung pasangan calon (paslon) kepala daerah Semarang terlibat perang yel-yel saat digelar acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2015 di depan kantor KPU Semarang Jalan Ahmad Yani, Ungaran, Kamis (27/8/2015) siang.    

Paslon yang pertama tiba di KPU adalah nomor urut 1, Mundjirin-Ngesti Nugrahaa (Mukti) yang naik mobil jip terbuka dan diikuti ratusan pendukung. Mereka tiba dari arah utara. Tak lama kemudian paslon nomor urut 2, Nur Jatmiko-Mas’ud Ridwan (Jatimas) datang dari arah selatan. Saat akan menuju kantor KPU Kabupaten Semarang, calon Bupati Nur Jatmiko menumpangi mobil sedan Mercy, sedangkan Mas’ud Ridwan naik mobil Toyota Fortuner.  

Polisi sengaja memecah jalur menuju ke kantor KPU untuk meminimalisasi gesekan antar kedua pendukung paslon. Perang yel-yel antar kedua pendukung berlanjut saat kesempatan kedua paslon berpidato.

Kesempatan pertama diberikan kepada pasangan nomor urut satu, Mundjirin-Ngesti Nugraha. Mundjirin banyak mengambil materi trisakti Bung Karno, sedangkan Ngesti mengajak pendukungnya untuk berkampanye santun dan tidak menebar fitnah.

"Saya tekankan kepada para pendukung Mukti, jangan sampai menebar fitnah, kita harus melakukan kampanye dengan cara yang santun. Pilihlah calon bupati yang dekat dengan rakyat dan yang mau turun ke rakyat," kata Ngesti dengan penekanan yang lebih tinggi saat menyebut frasa "fitnah".  

Giliran berikutnya, calon wakil bupati nomor urut dua, Mas’ud Ridwan mengaku telah berteman dengan Ngesti Nugraha, selama tiga periode menjadi anggota DPRD dia menegaskan bahwa tidak akan pernah melakukan fitnah. Mas’ud setuju nomor satu dalam Pilkada adalah keamanan.

"Saya setuju dengan bapak kapolres bahwa nomor satu itu aman dan nomor dua itu menang," kata Gus Ud.

Sementara itu, Ketua KPU Guntur Suhawan dalam sambutannya mengatakan, dengan deklarasi kampanye damai ini, diharapkan terwujud kampanye yang tertib, aman dan damai. Pihaknya berharap kedua paslon dalam kampanye menyampaikan visi dan misi serta jangan melakukan black campaign.  

"Lakukanlah kampanye dengan tertib, cerdas dan tidak menyerang pribadi. Tidak ada kampanye hitam, tidak menyerang kelompok golongan dan bertindak provokatif," ungkap Guntur.

Dalam deklarasi tersebut, selain dihadiri kedua Paslon Mundjirin-Ngesti Nugraha (Mukti) dan Nur Jatmiko-Mas’ud Ridwan (Jatimas), juga dihadiri Ketua DPRD Bambang Kusriyanto, Kapolres Semarang AKBP Latif Usman serta Dandim Salatiga Letkol Inf Budi Rahmawan.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X