Terduga Teroris yang Ditangkap di Sleman Kerap Memakai Masker

Kompas.com - 26/08/2015, 16:35 WIB
Awang prasongko Satrio Kepala Dusun Ngaglik, Cupuwatu Desa Purwomartani Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman
Saat menunjukan lokasi penangkapan SF KOMPAS.com| wijaya kusumaAwang prasongko Satrio Kepala Dusun Ngaglik, Cupuwatu Desa Purwomartani Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman Saat menunjukan lokasi penangkapan SF
|
EditorFarid Assifa
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Agus atau SF, terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri pada Selasa (23/08/2015) kemarin dalam kehidupan sehari-harinya selalu menutup wajahnya dengan menggunakan masker. Dia hanya membuka maskernya saat berada di dalam rumah kontrakan atau saat malam hari.

Awang Prasongko Satrio, kepala Dusun Ngaglik, Cupuwatu Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman mengatakan Agus datang untuk bekerja membantu berjualan kue Bolang-baling. Sejak datang dan tinggal di kontrakan, Agus belum menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Kalau bosnya sudah melapor saat kontrak di sini. Namun Agus (SF) belum, saat dimintai KTP dia mengaku belum jadi," Ucap Awang prasongko Satrio Kepala Dusun Ngaglik, Cupuwatu, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Rabu (26/08/2015).

Awang menuturkan, selama 10 hari tinggal di Dusun Ngaglik, Agus tidak pernah bersosialisasi dengan warga. Bahkan pria yang diperkirakanya berusia 21 tahun ini cenderung tertutup. "

Tidak pernah bersosialisasi dengan warga. Tertutup sekali," katanya.

Bahkan, lanjut dia, selama Agus tinggal di Dusun Ngaglik, warga belum pernah melihat wajahnya secara langsung. Sebab setiap kali sedang berjualan atau keluar kontrakan, wajahnya selalu ditutup pakai masker.

"Wajahnya saja saya belum pernah lihat, kan kalau keluar selalu pakai masker. Jualan juga pakai masker," tandasnya.

Ia menuturkan, Agus ditangkap di gang sebelah kontrakan yang dijadikan tempat usaha jualan kue Bolang-baling pada Selasa (25/08/2015) sekitar pukul 18.30 WIB. Penangkapan Agus berlangsung sangat cepat sekitar 3 menit.

"Ditangkapnya di gang ini. Sangat cepat sekitar 3 menit, satu mobil dan tiga sepeda motor. Dia langsung dimasukkan ke mobil," pungkasnya. [Baca juga: Sebelum Ditangkap, Terduga Teroris Kerja di Warung Kue Bolang-baling]



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X