Kompas.com - 26/08/2015, 11:04 WIB
Ahmad Nur (30) tengah menemani jasad Kakaknya, Yulianti Nur (32) yang tewas saat mempertahankan tas yang jambret oleh dua pria. Selasa, (26/08/2015). KOMPAS.com / ABDUL HAQAhmad Nur (30) tengah menemani jasad Kakaknya, Yulianti Nur (32) yang tewas saat mempertahankan tas yang jambret oleh dua pria. Selasa, (26/08/2015).
|
EditorGlori K. Wadrianto
GOWA, KOMPAS.com — Yulianti Nur (32), warga Jalan Syamsuddin Tunru, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tewas mengenaskan saat berusaha mempertahankan tasnya dari jambret di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Mangngasa, Kecamatan Sombaopu, Sulawesi Selatan, Selasa (25/8/2015) sore.

Yuli yang sedianya akan melangsungkan pernikahan pada bulan September mendatang awalnya diboncengi oleh adiknya, Ahmad Nur (30). Mereka menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter bernomor polisi DD 3588 AJ. Rencana semula, saat ini, mereka akan mengurus keperluan undangan pernikahan. 

Saat berada di jalur TransSulawesi yang berjarak 20 meter dari Pos Polisi Lalu Lintas Mangngasa, sebuah sepeda motor yang ditumpangi dua pria berboncengan datang, dan langsung menarik tas Yuli.

Mengetahui akan dijambret, Yuli pun berupaya mempertahankan tas itu. Namun, dia terjatuh lalu terserempet minibus yang melintas pada saat bersamaan. Yuli pun tewas seketika karena luka dan retak di kepala.

Penjambret kabur dalam kondisi tak mendapatkan tas Yuli. Sementara itu, warga yang menyaksikan peristiwa ini langsung mengangkat jasad Yuli menggunakan mobil pikap menuju RS Polri Bhayangkara, Makassar.

"Sempat baku tarik sama itu penjambret, tetapi jatuh kakakku kena mobil," ujar Ahmad Nur sambil menangis histeris.

Aparat kepolisian, setelah mendapatkan laporan, langsung mendatangi lokasi guna melakukan penyelidikan lebih lanjut. "Kasusnya sementara dalam penyelidikan. Mudah-mudahan pelaku segera terungkap," kata Iptu Abdul Rahman, Kepala Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Kepolisian Resor (Kanit SPKT Polres) Gowa.

Jasad Yuli kini telah disemayamkan di rumah duka, dan rencananya akan dimakamkan pada Rabu (26/8/2015) pukul 13.00 Wita. Yuli adalah anggota staf Dewan Pengurus Partai (DPP) PDI-P Kabupaten Gowa, dan akan melangsungkan pernikahan pada tanggal 3 September 2015.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.