Kompas.com - 25/08/2015, 15:34 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorCaroline Damanik
MAKASSAR, KOMPAS.com - Dua mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI), Ma'ruf (21) dan Asrianto (23) ini ditembak polisi karena berusaha melarikan diri saat dibawa untuk menunjukkan tempat pelemparan bom molotov di Daya, Makassar, Selasa (24/8/2015).

Dari hasil penyelidikan polisi, kedua tersangka merupakan pelaku pelemparan bom molotov di sebuah bengkel motor di Jl Veteran.

Anggota Resmob Polrestabes Makassar yang dipimpin Ajun Komisaris Polisi (AKP) Edy Sabhara yang merupakan anak mantan Wakapolri Mayjen (Purn) Yusuf Manggabarani ini pun melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka di rumahnya masing-masing.

"Dari hasil interogasi, Ma'ruf bersama rekan-rekannya Asrianto, Eko, Arman dan Marwan merencanakan untuk melempari rumah Wakil Dekan (WD) III UMI, Pak Mukti dan rumah dosennya di perumahan Kumala, Daya," ungkap Kasubag Humas Polrestabes, Komisaris Polisi (Kompol) Andi Husnaeni.

Saat kedua tersangka Ma'ruf dan Asrianto yang sudah ditangkap, lanjut Andi Husnaeni, mereka melawan polisi dan berusaha kabur. Sehingga polisi menghentikan langkah kedua tersangka dengan peluru timah panas.

"Polisi melepaskan tembakan peringatan ke udara, tapi tidak digubris. Jadi kaki kedua tersangka ditembak dan langsung dilarikan ke RS Bhayangkara. Setelah mendapat perawatan tim medis, kedua tersangka lalu dibawa ke markas Polrestabes Makassar untuk proses lebih lanjut," jelasnya.

Terkait motif pelemparan bom molotov dilatarbelakangi dendam karena kedua tersangka mendapat skorsing dari kampusnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Motifnya dendam karena kedua tersangka diskorsing. Adapun barang bukti yang disita polisi berupa 1 unit motor Yamaha Fino warna hijau putih, 2 buah helm yang di gunakan oleh pelaku dan 1 jaket warna merah. Sedangka tersangka lainnya, Eko, Arman, Marwan masih dalam pengejaran polisi dan sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," tambahnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.